Rabu, 27 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

10 Calon Taruna Gagal Masuk Akpol, Brigjen Pol Sudarsono: Gugur Saat Tes Kesehatan

Sepuluh calon taruna gagal masuk Akademi Kepolisian (Akpol) tahap pertama karena tidak lolos tes kesehatan dari total 382 peserta.

Tayang:
Penulis: Jamal A. Nashr | Editor: deni setiawan
ISTIMEWA
Calon taruna Akpol angkatan tahun ini saat pengumuman seleksi tahap pertama di Gedung Cendikia Akpol Semarang, Senin (9/7/2019). 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Sepuluh calon taruna gagal masuk Akademi Kepolisian (Akpol) tahap pertama.

Mereka gagal pada bagian tes kesehatan dan harus mengubur mimpinya menjadi taruna Akpol angkatan tahun ini.

Pengumuman tersebut disampaikan Karo Dalpers SSDM Polri Brigjen Pol Sudarsono di Gedung Cendikia Akpol Semarang, Senin (8/7/2019).

Dalam seleksi tahap pertama, diadakan dua materi tes yaitu tes administrasi dan kesehatan.

Satu Taruna Akmil Tak Bisa Teruskan Dinas Militer, Ini Penyebabnya

Muhammad Idris, Anak Petani Lulusan Terbaik Akpol 2019, Sang Ayah Awalnya Tak Bisa Hadir. . .

Fajar Muhammad Al Farouk Anak Pensiunan Mayor Raih Adhi Makayasa 2019 dari Akmil Magelang

Dewi Okta Pusparini Taruni Terbaik Akmil 2019, Gadis Pati yang Mencintai Dunia Militer Sejak SMA

Nama-nama Peraih Adhi Makayasa Akmil, Lulusan Terbaik Akademi Militer di Magelang

Seluruh calon taruna berjumlah 382 berhasil lolos dalam tes administrasi.

Namun, dalam tes kesehatan 10 calon taruna gagal terdiri dari 8 laki-laki dan 2 perempuan.

"Tentunya tidak kami sampaikan apa penyebab yang bersangkutan dinyatakan tidak memenuhi syarat. Namun, yang bersangkutan kami berikan konsultasi," sebut Brigjen Pol Sudarsono.

Konsultasi tersebut diberikan untuk calon taruna yang tak memenuhi syarat oleh tim konseling.

Sehingga calon taruna dapat mengobati temuan Pusdokkes dan dapat kembali mandaftar taruna Akpol angkatan selanjutnya.

Setelah ini, calon taruna yang dinyatakan lolos akan mengikuti tes psikologi di Udinus Semarang.

Tes psikolosi dilakukan menggunakan metode Computer Adaptive Test (CAT).

"Materi psikologi, tentunya tidak bisa kami sampaikan di sini. Tes psikologi akan memberikan gambaran dengan jelas," ucapnya.

Selanjutnya, setelah tes psikologi akan dilakukan penelusuran mental kepribadian (PMK).

Hasil tes akan kembali disidangkan dan dilakukan pemulangan kedua.

"Sesuai jadwal, pemulangan kedua akan dilaksanakan pada 14 Juli. Dilakukan sidang lagi untuk mengetahui tes psikologi dan PMK," katanya.

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved