Fakta Seputar KB IUD, Alat Kontrasepsi Andalan Jangka Panjang
Alat kontrasepsi yang satu ini memang menjadi andalan para wanita yang ingin menunda kehamilan dalam jangka panjang.
Kedua, Memasangnya tidak selalu menyakitkan Banyak wanita yang takut membayangkan prosedur pemasangan IUD.
Faktanya, prosesnya tak lebih dari 5 menit dan umumnya tak menyakitkan.
Pada sebagian wanita, melakukan pemasangan IUD setelah menstruasi adalah waktu yang tepat karena mulut rahim mereka terbuka lebih besar.
Ketiga, Ibu menyusui harus jeli memilih kontrasepsi agar produksi dan kualitas air susu ibu (ASI) tetap terjaga.
Kontrasepsi IUD non-hormonal menjadi salah satu alat kontrasepsi yang disarankan untuk ibu menyusui.
Keempat, IUD dilaporkan 99,7% efektif untuk mencegah kehamilan hingga bertahun-tahun tanpa harus repot mengingat jadwal minum obat, gonta-ganti alat, atau isi ulang resep.
Jenis KB spiral hormon dapat bertahan selama 3-5 tahun, sementara KB spiral tembaga bisa mencegah kehamilan sampai 10 tahun lamanya.
Kelima, Tak mengganggu hubungan seks Kekhawatiran akan benang IUD yang mengganggu hubungan seksual sebenarnya tak terbukti.
Beberapa produk IUD memiliki benang yang sangat lembut.
Rasa tertusuk yang dirasakan pria bisa terjadi jika dokter memotong benangnya terlalu pendek.
Bila ini terjadi, datanglah kembali ke dokter untuk memperbaikinya.
Keenam, Murah Sebagian orang memang menganggap kontrasepsi ini mahal.
Tetapi jika kita membaginya dengan jumlah tahun IUD yang Anda pasang lalu membandingkannya dengan biaya kontrasepsi lain, IUD masih lebih murah.
Ketujuh, Tak merusak kesuburan IUD juga menjadi pilihan yang tepat untuk menunda kehamilan kedua atau seterusnya.
Kontrasepsi ini tidak menurunkan tingkat kesuburan.
Dalam penelitian sekitar 85 persen wanita dapat hamil dalam periode satu tahun setelah IUD dilepas. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/kb-iud.jpg)