Ditipu Penyalur TKI dan Uangnya Raib, Awal Kisah Sukses Anik Jadi Pengusaha Jamur Krispi

Kisah Anik Purwanti (37) warga Sragen yang menjadi pengusaha jamur krispi usai menjadi korban penipuan perusahaan penyalur TKI.

Ditipu Penyalur TKI dan Uangnya Raib, Awal Kisah Sukses Anik Jadi Pengusaha Jamur Krispi
TRIBUN JATENG / MAHFIRA PUTRI MAULANI
Anik Purwanti memperlihatkan produknya "DuCrija" di kediamannya Kedung Panas, Ngarum, Sragen. 

"Saya terima masukan itu, tapi saya tidak bisa memasak masakan Indonesia karena kelamaan di Hongkong," Anik beralasan.

Anik pun terus mencari bidang wirausaha yang mampu digelutinya, sampai akhirnya Anik memutuskan untuk usaha jamur tiram goreng.

Menurutnya, makanan yang terbuat dari jamur tiram mempunyai nilai gizi yang cukup bagus karena mengandung protein tinggi air serat vitamin mineral dan karbohidrat.

"Kalau membuat jamur goreng sepertinya agak mudah, dan usaha jamur goreng di lingkungan sini masih sedikit bahkan tidak," ungkap Anik.

Bupati Batang Serahkan Tanah 9,2 Hektar ke Undip Semarang untuk Bangun Dua Fakultas

Anik pun mencari informasi tentang budidaya jamur tiram dari berbagai sumber dan memulai usahanya.

Diawal berwirausaha, Anik sempat membudidayakan jamur sendiri di polibag-polibag, namun ketika permintaan tinggi dirinya tidak bisa memenuhi dan akhirnya mencari jamur dari pembudidaya lain.

Saat itu, Anik menjual dagangan jamurnya dengan gerobak dan berjualan di Alun-alun Sragen.

"Setiap sore habis asar, saya mendorong gerobak ke alun-alun kira-kira 7km dari rumah, sampai malam jam sembilanan lebih," terang Anik.

Selama hampir empat bulan, Anik rutin mendorong gerobaknya ke alun-alun bersama ibunya menjual jamur krispi.

"Dulu jamur krispi belum seterkenal ini, jarang sekali yang beli, kadang orang mikirnya jamur itu beracun jadi takut beli," terang Anik.

Halaman
123
Penulis: Mahfira Putri Maulani
Editor: suharno
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved