Mulai Digarap, Pisang Kepok Putih Jadi Produk Unggulan Desa Jatiroyo Karanganyar
Pemdes Jatiroyo Kecamatan Jatipuro Kabupaten Karanganyar berencana kembangkan komoditas lokal berupa pisang kepok putih sebagai produk unggulan desa.
Penulis: Agus Iswadi | Editor: deni setiawan
TRIBUNJATENG.COM, KARANGNAYAR - Pemerintah Desa (Pemdes) Jatiroyo Kecamatan Jatipuro Kabupaten Karanganyar berencana kembangkan komoditas lokal berupa pisang kepok putih sebagai produk unggulan desa.
Itu diungkapkan Sekretaris Desa Jatiroyo, Sriyatun saat ditemui Tribunjateng.com di Kantor Desa Jatiroyo, Selasa (9/7/2019).
Sriyatun menyampaikan, mayoritas hasil pertanian masyarakat Desa Jatiroyo berupa padi, jagung, singkong, dan pisang.
"Kami berencana mengadakan program uji coba penanaman pisang kepok putih. Biasanya warga sekitar menanam pisang di sekitaran rumah dan ladangnya. Jenisnya beragam, ada pisang ambon, raja dan kepok kuning," katanya kepada Tribunjateng.com, Selasa (9/7/2019).
Ia menyampaikan, selama ini hasil panen pisang hanya dijual di pasar dan tengkulak yang menyambangi ke tiap rumah.
"Kepok putih dipilih karena kebal hama. Selama ini yang sering ditanam rentan diserang hama. Kami belum bisa menanggulanginya," terangnya.
Melalui Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap II Tahun 2019, pihaknya mengajukan program pembangunan non fisik berupa penanaman pisang kepok putih.
"Itu bekerja sama dengan TMMD, Dinas Pertanian, Disdagnakerkop UMKM, dan Dinas Lingkungan Hidup," tuturnya.
Adapun TMMD Sengkuyung Tahap II berlangsung mulai 2 Juli berakhir 9 Agustus 2019.
"Pada Sabtu (13/7/2019) akan dilakukan monitoring dan pengecekan lokasi dari Kementerian Lingkungan Hidup. Setelah itu Senin (15/7/2019) diadakan sosialisasi," jelas Sriyatun.
"Selama ini warga sekadar menanam. Belum tahu cara menanam yang benar, perawatan, penjualan dan pengolahan. Untuk menambah nilai jual. Kami butuh itu. Jadi kami ajukan ke program TMMD," lanjutnya.
Adapun wilayah Desa Jatiroyo seluas 508 hektare dan ada sebanyak 4.125 penduduk.
Di desa tersebut ada 10 dusun, yakni Sambirejo, Gedangan, Bungkus, Sono, Bombong, Karangjati, Bondukuh, Nglebak, Ngudi, dan Bandul.
Sementara itu terkait Dana Desa (DD) 2019 yang diterima Desa Jatiroyo sebesar Rp 1.068.855.000.
Adapun beberapa anggaran DD dialokasikan untuk pemberdayaan masyarakat dalam bidang pertanian dan perternakan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/pisang-kepok-putih-kabupaten-karanganyar.jpg)