Ikan Asin, Penemuan Yang Mengubah Dunia

Sejak ribuan tahun, manusia melakukan pengawetan makanan untuk memastikan kebutuhan mereka tercukupi

Ikan Asin, Penemuan Yang Mengubah Dunia
tribunjateng/mamdukh adi priyanto
ILUSTRASI - Ikan Asin 

TRIBUNJATENG.COM - Masyarakat modern saat ini kerap menyimpan makanan dalam kulkas.

Tujuannya agar makanan tetap layak makan dalam waktu yang cukup lama.

Namun, pernahkah Anda membayangkan apa yang digunakan oleh manusia pada ribuan tahun lalu untuk memastikan makanan mereka tetap layak makan dalam jangka waktu lama?

Diduga Terima Suap Perkara, Oknum Anggota Polda Jateng Berpangkat AKBP Ini Dapat Jabatan Kapolres

Beredar Kabar BJ Habibie Meninggal, Ini Kata Ketua Tim Dokter Kepresidenan

Video Detik-detik Sebelum Kecelakaan Bus Mira Vs Innova di Nganjuk Beredar : Gaweo Cerito Aku Nabrak

Video Santuy, Saat Razia Emak emak Nyanyi Lagu Rhoma Irama

Sejak ribuan tahun, manusia melakukan pengawetan makanan untuk memastikan kebutuhan mereka tercukupi dalam waktu yang lama.

Salah satu cara yang digunakan dalam pengawetan ini adalah pengasinan.

Metode itu merupakan pengawetan makanan tertua di dunia.

Adalah masyarakat Mesir Kuno yang menyadari penggunaan garam bisa untuk mengawetkan makanan.

Semula mereka mengawetkan daging lalu berbagai jenis makanan lain, bahkan mumi.

Bagi budaya Romawi Kuno, pengasinan juga menjadi salah satu aktivitas penting.

Pasalnya, dengan cara ini mereka "mengamankan" persediaan makanan yang cukup untuk beberapa waktu.

Halaman
123
Editor: galih pujo asmoro
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved