Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Apakah Sandiaga Akan Jadi Menteri di Kabinet Jokowi? Begini Penjelasan Fadli Zon

Politikus Gerindra, Fadli Zon menjawab soal isu terkait jatah kursi di kementerian untuk Sandiaga Uno. Sandiaga Uno dapat jatah kursi di kementerian?

Penulis: Ardianti WS | Editor: abduh imanulhaq
KOMPAS.com/GARRY LOTULUNG
Calon wakil presiden nomor urut 02 Sandiaga Uno 

TRIBUNJATENG.COM- Politikus Gerindra, Fadli Zon menjawab soal isu terkait jatah kursi di kementerian untuk Sandiaga Uno.

Hal tersebut terjadi saat ILC tayang pada Selasa (9/7/19).

Sejumlah narasumber hadir diantaranya Fadli Zon, Fahri Hamzah, Aria Bima, Lukman Edy, Rizal Ramli, Jonny G Plate, Maman Abdurrahman, Faldo Maldini, Ferdinand Hutahaean, Feri Amsari, Mardani Ali Sera.

Fadli Zon mengatakan bahwa saat ini sudah menyelesaikan tahap pemilu.

Fadli Zon lantas mengatakan bahwa ia tidak sepakat dengan rekonsiliasi.

"karena itu tampak ada penegasan bahwa ada sesuatu yang tajam, saya tidak melihat ada kompleks emergency, ini adalah sebuah kontestasi kompetisi dan catatan-catatan dari kami " ujarnya.

Fadli Zon lantas mengkritisi tema kali ini yakni REBUTAN KURSI, REBUTAN REZEKI?"

Ia menilai topik "REBUTAN KURSI, REBUTAN REZEKI?" kurang cocok kepada partai-partai koalisi Prabowo-Sandi.

Menurut Fadli Zon, yang berebut kursi dan berebut rezeki itu mungkin adalah partai-partai pengusung dari Jokowi dan Maaruf Amin.

"Tema malam ini sebetulnya, bukanlah tema yang pas untuk partai-partai yang mungkin berada dalam koalisi Prabowo-Sandi, untuk bicara. Karena judulnya ini kan ‘rebutan kursi rebutan rezeki’, jadi yang berebut kursi ini adalah partai yang mengusung Pak Jokowi dan Pak Ma'ruf Amin," katanya.

"Kecuali ada mungkin (partai pengusung Prabowo) sudah ada yang berbeda." katanya.

Gerindra belum memutuskan formal dan akan dipertimbangan dari berbagai hal.

Fadli Zon menilai bahwa saat ini harus mempertimbangaan kepentingan bangsa agar kedewasaahn politik terjadi.

Fadlii Zon menilai ketegangan yang terjadi di masyarakat bukan karena pemilu.

"Hal itu terjadi karena 5 tahun Pak Jokowi gagal menunaikan sebagian besar janji-janjinya,' ujarnya.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jateng
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved