Rutela Bikin Miniatur Kapal dan Tas dari Sampah Plastik dan Barang Bekas

Meningkatnya jumlah sampah plastik, menjadi keprihatinan tersendiri bagi sekelompok ibu- ibu di Kota Tegal.

Rutela Bikin Miniatur Kapal dan Tas dari Sampah Plastik dan Barang Bekas
TRIBUN JATENG/FAJAR BAHRUDDIN ACHMAD
Miniatur perahu terbuat dari koran bekas. 

TRIBUNJATENG.COM, TEGAL- Meningkatnya jumlah sampah plastik, menjadi keprihatinan tersendiri bagi sekelompok ibu- ibu di Kota Tegal.

Dari gagasan Nurlailatul Aqifah (46), lahirlah komunitas daur ulang sampah di Kota Tegal bernama Rutela, ‘Runtah Tegal Laka-laka’.

Komunitas Rutela tidak sekadar mengupayakan mengurangnya volume sampah plastik di Kota Tegal.

Namun melalui 21 anggotanya, sampah- sampah yang tidak terpakai bisa disulap menjadi barang dan aksesori cantik dan bernilai ekonomis.

Ada berbagai kerajinan yang dihasilkan, dari bahan plastik ada tas, sepatu, pohon bongsai, dsb.

Dari bahan koran bekas ada miniatur rumah adat, miniatur kapal, miniatur becak, dsb.

Sedangkan dari paralon bekas dan kawat ada fosil dinosaurus, sepeda, pesawat, tempat lilin, vas bunga, dsb.

Ada pun alamat sekretariat Rutela terletak di Jalan Cendrawasih, Gang Lontrong 10 No 8, Kelurahan Randugunting, Kecamatan Tegal Timur, Kota Tegal.

Ketua Komunitas Rutela Nurlailatul Aqifah mengatakan, usia Rutela baru sekira satu tahun setengah.

Sebelum ada Rutela, di Kota Tegal sudah banyak warga yang menjadi pengrajin daur ulang sampah.

Halaman
123
Penulis: Fajar Bahruddin Achmad
Editor: galih permadi
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved