Tak Ada Raut Sedih dan Penyesalan, Ini Hasil Tes Kejiwaan Ida, Wanita yang Tega Bunuh Anak Kandung

Alasannya cuma bilang khilaf. Terkesan tidak ada perasaan sedih atau merasa bersalah, raut wajahnya itu

Tak Ada Raut Sedih dan Penyesalan, Ini Hasil Tes Kejiwaan Ida, Wanita yang Tega Bunuh Anak Kandung
Tribunjateng.com/Daniel Ari Purnomo
Polisi memeriksa kejiwaan Ida (30) di Mapolres Boyolali, Jumat (19/7/2019). 

"Anak yang pertama dirawat di Salatiga, kalau yang nomor dua atau F, dirawat Ida sendiri. Ida menikah siri sama pria berinisial IS (37), orang Ampel, punya dua anak yang kini berusia 3 tahun dan 13 bulan," jelas Edy.

Berdasar keterangan Ida, aktivitas F sehari-hari harus menjaga dua adik tirinya.

Ida melarang F bermain di luar rumah.

Keseharian Ida kini juga sebagai ibu rumah tangga, sedangkan IS buruh serabutan.

F meninggal setelah dianiaya Ida pada Kamis (11/7/2019) pekan lalu.

Dia dimakamkan di Desa Cukilan, Kecamatan Suruh, Kabupaten Semarang.

Jumat (12/7/2019) pagi, polisi mendapat informasi warga setempat adanya kejanggalan pada jenazah F.

Warga yang ikut memandikan dan mengkafani bocah itu, sambung Edy, mendapati banyak bekas luka lebam di wajah dan hampir sekujur tubuh.

Empat hari setelahnya atau pada hari Selasa (16/7/2019), Polres Boyolali dibantu Bid Dokkes Polda Jateng melakukan penggalian makam F, sesuai izin pihak keluarga.

"Hasil autopsi sementara ada bekas kekerasan pada tubuh korban. Korban meninggal dunia karena benturan benda tumpul dan pendarahan di otak," kata AKP Edy.

Halaman
123
Penulis: Daniel Ari Purnomo
Editor: muslimah
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved