Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Waktunya PSIS Semarang Intropeksi Diri, Liluk: Kami Kecewa Tetapi Tahun Ini Lebih Baik

Manajemen PSIS Semarang berencana akan segera evaluasi pasca hasil minor dalam tiga laga beruntun.

TRIBUN JATENG/F ARIEL SETIAPUTRA
Suporter PSIS Semarang turun ke lapangan melakukan aksi protes kepada para pemain PSIS usai kalah telak 1-3 dari Persipura Jayapura pasca pertandingan berakhir, Selasa (2/8/2019) malam, di Stadion Moch Soebroto, Magelang. 

Bahkan menurut Liluk, secara khusus memberikan waktu istirahat kepada pemain sebelum kembali menjalani pemusatan latihan.

"Kami sudah sampaikan, pemain libur Rabu dan baru akan kumpul pada Kamis sore. Kami mewakili manajemen, berpesan supaya teman-teman pemain menggunakan waktu itu supaya fresh."

"Mereka kembali ke Magelang, fokus untuk lawan Padang. Punya cukup waktu untuk mempersiapkan laga itu," jelas Liluk.

Bupati Wihaji Sidak RSUD Kalisari Batang, Tak Ingin Proyek Fisik Mangkrak Lagi Seperti Tahun Lalu

Atasi PSIS, Pelatih Persipura Jacksen F Thiago: Pulang ke Papua Terasa Pergi ke Semarang atau Jogja

Adapun dalam laga menghadapi Persipura, melihat hasil akhir suporter PSIS Semarang sempat melakukan aksi protes turun ke lapangan menghampiri pemain.

Suporter menuntut PSIS Semarang segera berbenah.

"Ya tentunya kami sangat apresiasi. Aksi suporter itu kami menganggap bukan sebuah hal anarkis."

"Itu bukti mereka mencintai tim ini. Supaya PSIS bisa lebih baik."

"Kami mencoba datang menghampiri suporter dan bicara jika tim ini hanya butuh evaluasi. Mereka mengerti, kami masih bisa bangkit," ucap Liluk.

"Tahun lalu kami lebih buruk dan bisa keluar. Kami terima kasih perwakilan suporter masuk ke ruang ganti. Dia mengatakan tetap mensupport," jelasnya.

Lebih lanjut, Liluk menceritakan jika ada satu perwakilan suporter yang memberi penjelasan kepada pemain jika aksi protes tersebut bukan bagian dari psywar.

"Bahkan ada satu suporter yang mengatakan aksi itu sebagai wujud rasa sayang ke PSIS. Itu hanya wujud kekecewaan. Aksi itu, dia juga menganggap kalau mau menyalahkan, dia yang disalahkan."

"Jangan dianggap hal itu untuk menekan pemain. Ini bagian dari cara mereka untuk mensupport tim ini," tandas Liluk. (F Ariel Setiaputra)

Sumber: Tribun Jateng
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved