Selasa, 19 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Tentang Islam Aboge di Banyumas yang Baru Merayakan Iduladha Hari Ini, Harmonisasi dengan Alam

Penganut Islam Aboge di Desa Cikakak, Kecamatan Wangon, Kabupaten Banyumas baru merayakan hari raya Iduladha hari Selasa (13/8/2019).

Tayang:
Penulis: Permata Putra Sejati | Editor: suharno
TRIBUN JATENG/PERMATA PUTRA SEJATI
Penganut Islam Aboge di Desa Cikakak, Kecamatan Wangon Kabupaten Banyumas saat makan bersama dalam rangka hari raya Idul Adha, Selasa (13/8/2019). 

TRIBUNJATENG.COM, BANYUMAS - Salah satu hal menarik terkait hubungan antara kebudayaan, agama, dan lingkungan tercermin dalam budaya Islam Aboge di Desa Cikakak Kecamatan Wangon Kabupaten Banyumas.

Islam Aboge adalah bentuk pemahaman keagamaan yang lahir dari rahim akulturasi kearifan budaya Jawa dan spiritualitas Islam.

Di tengah arus modernisasi, para penganut Aboge terus mencoba mempertahankan nilai gotong-royong yang menjadi ciri khas utama.

Hal itu terlihat dalam ritual hari raya Iduladha yang baru saja mereka rayakan.

Penganut Islam Aboge di Desa Cikakak hidup di tengah perkebunan dan hutan pinus yang masih terjaga.

Keberadaan monyet-monyet liar dibiarkan hidup berdampingan tanpa ada rasa risih dan takut.

Kebersamaan warga dengan monyet liar juga menjadi penguat bukti kedekatan penganut Islam Aboge dengan alam.

Suasana di sudut warung milik warga di Desa Cikakak, Kecamatan Wangon Kabupaten Banyumas, yang dikerumuni monyet liar dan hidup berdampingan, pada Selasa (13/8/2019).
Suasana di sudut warung milik warga di Desa Cikakak, Kecamatan Wangon Kabupaten Banyumas, yang dikerumuni monyet liar dan hidup berdampingan, pada Selasa (13/8/2019). (TRIBUN JATENG/PERMATA PUTRA SEJATI)

Nasib Dua Pelaku Penghina KH Maimoen Zubair atau Mbah Moen, Bawa-bawa Nama Amien Rais

Selain itu, keberadaan Masjid Saka Tunggal,  yang di klaim sebagai salah satu masjid  tertua di Indonesia, menjadi simbol  dialektika agama dan budaya para penganut.

Seperti yang diketahui, penganut Islam berpenanggalan Alif Rebo Wage (Aboge) baru merayakan Idul Adha pada Selasa (13/8/2019).

Meskipun selang sehari dengan apa yang telah ditetapkan oleh pemerintah, para jamaah tetap antusias merayakannya.

Rona kebahagiaan dan suka cita masih tetap terpancar dari wajah mereka.

Selasa pekan ini jatuh di hari Pasaran Kliwon, tanggal 10 bulan besar kalender Aboge.

Hal itu berarti Idul Adha bagi Islam Aboge dirayakan selang sehari setelah ketetapan pemerintah pada Minggu (11/8/2019).

Perhitungan hari Idul Adha sudah bisa dipastikan dalam Alamanak Aboge.

"Kalender Aboge sudah pasti. Mau ratusan tahun juga sudah bisa ditentukan," ujar Juru kunci Masjid Saka Tunggal, Sulam kepada Tribunjateng.com, Selasa (13/8/2019).

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/4
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved