Tentang Islam Aboge di Banyumas yang Baru Merayakan Iduladha Hari Ini, Harmonisasi dengan Alam

Penganut Islam Aboge di Desa Cikakak, Kecamatan Wangon, Kabupaten Banyumas baru merayakan hari raya Iduladha hari Selasa (13/8/2019).

Tentang Islam Aboge di Banyumas yang Baru Merayakan Iduladha Hari Ini, Harmonisasi dengan Alam
TRIBUN JATENG/PERMATA PUTRA SEJATI
Penganut Islam Aboge di Desa Cikakak, Kecamatan Wangon Kabupaten Banyumas saat makan bersama dalam rangka hari raya Idul Adha, Selasa (13/8/2019). 

"Perbedaan sedikit dalam pelaksanaannya itu biasa," ungkapnya.

Penganut Islam Aboge di Desa Cikakak, Kecamatan Wangon Kabupaten Banyumas bersalaman saat merayakan Iduladha, Selasa (13/9/2019).
Penganut Islam Aboge di Desa Cikakak, Kecamatan Wangon Kabupaten Banyumas bersalaman saat merayakan Iduladha, Selasa (13/9/2019). (TRIBUN JATENG/PERMATA PUTRA SEJATI)

Pemkot Semarang Segera Menutup Lokalisasi Sunan Kuning, WPS Buat Rekening Dana Tali Asih

Warga Desa Cikakak kurang lebih ada sekitar 5.000 penduduk. 

Dari sekian banyak warga tersebut, hampir sebagian besar merupakan penganut Islam Aboge.

Jamaah Islam Aboge di Desa Cikakak tidak bisa dilepaskan dari Masjid Saka Tunggal.

Masjid Saka Tunggal adalah simbol yang menunjukkan usia peradaban Islam di tempat ini.

Masjid Saka Tunggal diperkirakan dibangun pada tahun 1288 atau 1522 Masehi.

Angka tersebut tercantum pada tiang tunggal atau utama dari Masjid Saka Tunggal.

Tertera angka 1288 di muka tiang, dan angka 1522 di bagian muka samping tiang.

Meskipun demikian, Sulam mengatakan hal tersebut tidak bisa dijadikan pegangan.

Menurutnya tahun tersebut sampai saat ini belum bisa dipastikan tahun untuk apa.

Halaman
1234
Penulis: Permata Putra Sejati
Editor: suharno
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved