BNNP Jateng Memusnahkan 20 Kilogram Sabu-sabu Hasil Sitaan Jaringan Antar Lapas

Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Jawa Tengah memusnahkan narkotika jenis sabu-sabu yang disita dari jaringan narapidana antar Lapas.

Penulis: rahdyan trijoko pamungkas | Editor: suharno
TRIBUN JATENG/RAHDYAN TRIJOKO PAMUNGKAS
BNNP Jateng memusnahkan sabu-sabu seberat 199,5 gram yang berasal dari jaringan antar lapas. Pemusnahan dilakukan dengan mengunakan mobil incinerator. 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Jawa Tengah memusnahkan narkotika jenis sabu-sabu yang disita dari jaringan narapidana antar lembaga pemasyarakatan Pontianak-Semarang.

Saat dilakukan uji laboratorium, sabu yang dimusnahkan positif mengandung Metaphetamin golongan 1.

Saat dilakukan pengetesan sabu-sabu tersebut berubah warna menjadi oranye.

Pelaksana Tugas Kepala BNNP Jateng Susanto mengatakan jumlah barang bukti yang dimusnahkan sebesarat 199,5 gram dari total 200 gram.

"Sisa sabu-sabu tersebut disisihkan untuk keperluan uji laboratorium dan pembuktian di persidangan," ujarnya saat konfrensi pers di halaman kantor BNNP Jateng, Kamis (15/8/2019).

Datang ke Kantor Mangkang Kulon Semarang Karena Dipanggil Pak Lurah, Warga Ini Diinterogasi Polisi

Susanto menjelaskan barang bukti sabu-sabu disita penyidik saat melakukan pengungkapan kasus narkotika di pelabuhan Tanjung Emas Semarang dari tersangka Sutan Adi Widakso warga Jepara, Selasa (9/7/2019) lalu.

"Diketahui bahwa Sutan disuruh oleh napi Lembaga Pemasyarakatan (LP) Feri Aryanto mengambil sabu-sabu ke Pontianak untuk di bawa ke Semarang," jelasnya.

Dari hasil pengembangan, kata dia, terungkap barang tersebut didapat dari jaringan yang ada di Pontianak Kalimatan Barat.

Ada tiga tersangka yang satu di antaranya merupakan Napi di Lapas Pontianak.

"Tiga tersangka atas nama Minggus Indiansyah napi terpidana kasus narkoba seumur hidup yang berperan sebagai perantara, Zupiandi berperan memberikan narkona ke sutan, dan Yusuf terpidana kasus narkotika selama lima tahun yang berperan menerima pesananan dari Minggus dan serta memerintahkan Zupiandi untuk memberikan narkotika ke Sutan," jelasnya.

Kata Susanto, pihaknya telah memusnahkan sabu-sabu tersebut menggunakan mobil incinerator atau metode pemusnahan dengan cara dibakar pada suhu yang tinggi.

"Tim kami kemudian membuang hasil pembakaran ke atas sehingga tidak dapat dihirup masyarakat," tuturnya.

Metode pembakaran dengan suhu tinggi telah lama dilakukan. Namun untuk mobil incinerator baru dikirim dari BNN pusat.

"Mobil ini hampir setahun di Jawa Tengah," tutur dia.

Semifinal Piala AFF U-18 2019: Indonesia Jumpa Malaysia, Australia Ditantang Myanmar

Halaman
12
Sumber: Tribun Jateng
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved