Pangeran Abu Dhabi Hadiahi Jokowi Masjid di Solo

Sheikh Mohamed berjanji menghadiahi Presiden Joko Widodo sebuah masjid untuk dibangun di Solo, kampung halaman Jokowi.

Pangeran Abu Dhabi Hadiahi Jokowi Masjid di Solo
ANTARA FOTO/SIGID KURNIAWAN
Presiden Joko Widodo 

TRIBUNJATENG.COM, JAKARTA - Kunjungan Pangeran Abu Dhabi, Uni Emirat Arab (UEA), Sheikh Mohamed Bin Zayed Al Nahyan ke Indonesia pada akhir Juli lalu tidak hanya menghasilkan kesepakatan bisnis senilai Rp 136 triliun.

Dalam pertemuan itu, Sheikh Mohamed berjanji menghadiahi Presiden Joko Widodo sebuah masjid untuk dibangun di Solo, kampung halaman Jokowi.

Hal itu disampaikan Tenaga Ahli Madya Kedeputian V Kantor Staf Presiden, Munajat, saat dikonfirmasi, Selasa (20/8). "Ia benar, pembangunan masjid dari UEA sebagai tanda persahabatan dengan Indonesia," kata Munajat.

Pihak Istana Kepresidenan RI dan perwakilan Uni Emirat Arab sudah mencari lokasi yang tepat untuk pembangunan masjid itu. Survei juga sudah dilakukan di Solo bersama Menteri Energi UEA, Suhail Al Mazrroui, dan Dubes UEA untuk Indonesia, Mohammed Abdulla Al Ghfeli. 

"Tapi, sampai sekarang, lokasinya belum diputuskan. Karena tidak mudah, mereka ingin tanahnya berhektar-hektar," kata Munajat.

Ia menyebut, desain dan anggaran masjid sepenuhnya ditanggung Pangeran Abu Dhabi.

Pemerintah hanya menyiapkan lahan. Pemerintah akan menghubungi pihak UEA jika sudah menemukan lahan yang pas.

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan melalui akun Facebook miliknya juga menyampaikan pembangunan masjid ini. Luhut mengaku kaget Sheik Mohammed tiba-tiba mengirimkan seorang menteri senior untuk menindaklanjuti kunjungannya ke Indonesia.

"Menteri yang dikirim ke Jakarta adalah Menteri Enerji Suhail Al Mazrroui dan sejumlah pakar. Salah satu yang mereka inginkan kepastiannya dari Indonesia adalah lokasi untuk pembangunan masjid di kota Surakarta (Solo)," tulis Luhut.

"Sheik Mohammed dalam pembicaraan dengan Pak Presiden di Bogor menjanjikan bahwa ia ingin memberi dan membangun sebuah masjid di kota kelahiran Pak Jokowi.

Hanya seminggu setelah janji itu, utusan sang pangeran sudah terbang ke Solo untuk meninjau beberapa lokasi yang mungkin bisa dibangun masjid modern," tulis Luhut lagi.

Luhut mengatakan, penentuan lokasi pembangunan masjid merupakan kewenangan Jokowi. Namun, ia menyebut, kecepatan untuk menindaklanjuti dari UAE luar biasa mengagumkan. 

"The Royal Highness ingin laporan dari saya secepat mungkin dan juga secepat mungkin dibangun," kata Luhut. (kpc)

Editor: Catur waskito Edy
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved