Amrozi Ingin Wujudkan Rumah Sakit Gratis di Kabupaten Pekalongan
Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kajen yang baru, dr. Amrozi Taufik memiliki keinginan agar rumah sakit memberikan manfaat bagi semuanya,
Penulis: Indra Dwi Purnomo | Editor: muh radlis
Pihaknya pun mengaku sudah pernah merasakan manfaatnya.
"Saat saya menjadi kabid, ada pasien tidak mampu, tidak bisa dijamin BPJS dan tidak bisa dijamin pemda pada saat itu tidak masuk kriteria, opname di rumah sakit siapa yang membiyai.
Untungnya ada Rumah Zakat ini," tuturnya.
Pihaknya secara pribadi menginginkan tidak ada lagi ada penolakan pasien rawat inap, terutama di kelas 3, apalagi ibu melahirkan.
Untuk itu, salah satu inovasinya tidak ingin ada pasien ditolak dan pindah ke rumah sakit lain karena di RSUD Kajen penuh.
"Saat ini di RSUD Kajen ada 182 bed yang tersebar dari berbagai kelas, namun yang terbanyak kelas 3 dan sesuai dengan cita-cita teman-teman di sini, rumah sakit ini bisa betul-betul gratis bagi masyarakat.
Inovasi lainnya kita akan perbanyak," ujarnya.
Amrozi menambahkan akan melanjutkan program direktur lama.
Karena sebagai seorang dokter tentu memiliki visi dan misi yang sama.
Jika ada hal-hal yang belum sempurna, maka akan diperbaiki.
Jika ada hal-hal yang perlu dibangun, maka akan dibangun.
"Sambil jalan kita cari apa yang dibutuhkan masyarakat mas,
Kita diskusikan, apa yang bisa kita kerjakan ya dikerjakan.
Planning jangka panjang ya kita rencanakan.
Mana yang menjadi skala prioritas ya segera diupayakan," tambahnya. (Dro)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/dirut-rs-kajen.jpg)