Senin, 25 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Ganjar Minta Guru Sampaikan Materi Kebencanaan dan Mitigasi

Wilayah Indonesia, khususnya Jawa Tengah, masuk dalam kawasan rings of fire sehingga banyak bencana berpotensi terjadi di Jateng.

Tayang:
Penulis: Jamal A. Nashr | Editor: galih pujo asmoro
Tribun Jateng/Jamal A Nashr
Dialog Interaktif Mitigasi Bencana bersama LPP RRI di Auditorium Ir Widjatmoko USM, Kamis (5/9) 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo meminta guru menyampaikan materi kebencanaan ketika mengajar di kelas.

Menurutnya, metode tersebut dapat mengubah mindset masyarakat dalam menjaga lingkungan agar terhindar dari bencana.

Sesuai arahan presiden, ia menyebut, mitigasi bencana dapat dimasukkan dalam kurikulum pengajaran di sekolah.

Namun, Ganjar mengakui, belum seluruh sekolah di Jateng menerapkan kurikulum tersebut.

Wilayah Indonesia, khususnya Jawa Tengah, masuk dalam kawasan rings of fire sehingga banyak bencana berpotensi terjadi di Jateng.

Edukasi tentang bencana sejak di bangku sekolah diperlukan masyarakat agar memiliki pengetahuan mitigasi.

"Guru biologi ketika menjelaskan tentang pohon yang paling bagus untuk menahan bencana ajarkan dengan kebencanaan."

"Menggunduli hutan itu berbahaya, sampaikan pesan-pesan itu," ucap Ganjar saat menjadi pembicara dialog interaktif mitigasi bencana bersama LPP RRI di Auditorium Ir Widjatmoko USM, Kamis (5/9/2019).

Menurutnya bencana dapat didekati menggunakan multi disiplin keilmuan.

Masyarakat Jateng juga telah memiliki metode mitigasi bencana yang diwariskan turun-temurun.

Seperti ketika hewan turun dari gunung menandakan akan terjadi erupsi.

Hal lain, ia menambahkan, dahulu ketika tiba-tiba jendela atau pintu rumah tidak ditutup secara sempurnya berarti telah terjadi gempa.

Saat itu, penduduk masih menggunakan kayu sebagai material utama rumah.

"Sebagai kearifan lokal, sebenarnya kita telah memiliki mitigasi bencana melalui ilmu titen," ujar dia.

Selain Ganjar, turut menjadi pembicara Deputi Bidang Operasi dan Kesiapsiagaan Basarnas Mayjen TNI Nugroho Budi Wiryanto, Staf Ahli Menteri PUPR Ahmad Gani, Kelapa Krimatologi Semarang Tuban Wiyoso, Deputi BNPB Lilik Kurniawan, dan Dewan Pengawas LPP RRI Dwi Hernuningsih.

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved