Ini Pro dan Kontra Pendapat Warga Terkait Alih Fungsi Areal Tambak di Kota Pekalongan

Wacana Pemkot Pekalongan untuk mengalihfungsikan lahan budidaya perikanan di sekitar tanggul penahan senilai Rp 500 miliar lebih, mendapat tanggapan

Ini Pro dan Kontra Pendapat Warga Terkait Alih Fungsi Areal Tambak di Kota Pekalongan
TRIBUN JATENG/BUDI SUSANTO
Sorang warga tengah memancing di areal tambak yang ada di sekitar pembangunan tanggul penahan rob di Pekalongan Utara, Kamis (5/9/2019). 

TRIBUNJATENG.COM, PEKALONGAN - Wacana Pemkot Pekalongan untuk mengalihfungsikan lahan budidaya perikanan di sekitar tanggul penahan senilai Rp 500 miliar lebih, mendapat tanggapan beragam dari masyarakat.

Beberapa ada yang mendukung, sementara lainya khawatir jika tidak bisa lagi memanfaatkan lahan budidaya perikanan.

Mulyani (57) warga Pabean Pekalongan Utara, satu di antaranya, ia menganggap adanya alih fungsi akan membuat petambak semakin terpuruk.

“Kondisinya sudah beda, sebelum rob datang serta adanya pembangunan tanggul, petambak di pesisir Kota Pekalongan lumayan produktif,” jelasnya, Kamis (5/9/2019).

Dilanjutkannya, setelah rob menerjang Kota Pekalongan petambak mengalami kerugian.

Danang Sebut Masih Banyak Angkutan Umum Bodong di Kota Semarang

Pemkab Karanganyar Bangun Rest Area di Candi Sukuh, Ada Resto hingga Penginapan

Tak Sabar Antre, Warga Sawojajar Brebes Berebut Bantuan Air Bersih

Selesai Apel Pagi, Anggota Polres Semarang Rutin Latihan Beladiri Polri

“Ikan hilang karena air meluap, ditambah lagi banyak lahan budidaya ikan hilang karena pembangunan tanggul,” paparnya.

Areal tambak di sekitar tanggul milik pemerintah, dijelaskan Mulyani, juga tidak boleh dimanfaatkan warga.

“Kami sudah berulang kali meminta izin meminjam lahan itu untuk budidaya ikan, sebelum tambak dijadikan tempat konservasi.

Namun tidak pernah diizinkan oleh Pemkot,” jelasnya.

Sementara itu, Ari Nur (45) warga lainya, sangat setuju adanya wacana alih fungsi tambak untuk penangan rob.

“Lagian banyak tambak yang sudah dibeli oleh pemerintah untuk pembangunan tanggul, kalau memang manfaatnya untuk orang banyak, terutama untuk penanganan rob pasti kami setuju.

Bosan kami terus terdampak rob,” imbuhnya.

Ditambahkannya, warga Kota Pekalongan yang tinggal di pesisir berharap tanggul segera dipercepat.

“Kami ingin rob segera terentaskan, pembangunannya selesai akhir tahun katanya.

Maka dari itu kami menunggu hasil, dan efektivitas tanggul tersebut,” tambahnya.

Penulis: budi susanto
Editor: muh radlis
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved