Minggu, 19 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Hari Ini Peluncuran Perdana Mobil Esemka oleh Jokowi di Boyolali, Jenis Pikap Bernama Bima

Peluncuran perdana Esemka berupa mobil pikap bernama Bima oleh Jokowi di Boyolali

Editor: abduh imanulhaq

Peluncuran perdana Esemka berupa mobil pikap bernama Bima oleh Jokowi di Boyolali

TRIBUNJATENG.COM, JAKARTA - Hari ini, Jumat (6/9/2019) pagi, Esemka siap meluncurkan mobil perdana sekaligus memperkenalkan fasilitas produksi dari pabriknya yang berada di Jalan Raya Demangan KM 3.5 Sambi-Boyolali, Jawa Tengah.

Lama dinanti, akhirnya PT Solo Manufaktur Kreasi selaku pabrikan mobil Esemka memberikan kepastian soal debut pertama produknya di Indonesia.

Proses peluncuran mobil dan pabrik Esemka dijadwalkan langsung dihadiri oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi).

UPDATE: Pabrik Mobil Esemka di Boyolali Berkapasitas Produksi 18 Ribu Unit per Tahun

Pemilik Sepeda Motor Misterius di Purbalingga Akhirnya Diketahui, Begini Pengakuannya

PAN Jateng akan Mengusung Primus Yustitio Melawan Hendrar Prihadi di Pilkada 2020

4 Toko Hangus Dilalap Api di Babadan Ungaran, Berawal dari Karung Wadah Sandal Terbakar

Seperti diketahui, Jokowi sendiri sudah cukup kental dengan nama Esemka.

"Rencana demikian, untuk produk yang akan meluncur seperti yang sudah saya bicarakan beberapa waktu lalu, yakni Bima 1.2 dan Bima 1.3.

Kita sudah komitmen soal ini," ucap Presiden Direktur Esemka Eddy Wirajaya saat dihubungi Kompas.com, Kamis (5/9/2019).

Seperti diberitakan sebelumnya, untuk tahap awal Esemka akan fokus pada untuk memproduksi kendaraan niaga ringan atau pikap.

Bima 1.2 dan 1.3 yang sama-sama menggunakan mesin bensin akan menjadi model pertama yang dilepas ke pasar.

Menurut Eddy, kendaraan pikap dipilih karena memiliki visi dan misi yang sejalan dengan Esemka, yakni menggerakkan perekonomian di daerah-daerah.

Khususnya wilayah pinggiran.

Sementara untuk harga, sebelumnya juga sudah dibicarakan Eddy bila kisarannya tidak akan lebih dari Rp 150 juta.

Sisi keterjangkauan harga memang menjadi salah satu pertimbangan utama yang membuat kenapa akhirnya dipilih jenis kendaraan pikap ringan sebagai produk yang akan dipasarkan lebih dulu.

Hal ini sekaligus menepis isu mengenai adanya model SUV tujuh penumpang yang sempat dikabarkan siap untuk meluncur.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved