BPJS Kesehatan Belum Bayar Utang, RSUD Temanggung ‎Terancam Tak Bayar Gaji Pegawai

Utang BPJS Kesehatan yang belum dibayar membuat RSUD Temanggung terancam tak bisa bayar gaji pegawai

BPJS Kesehatan Belum Bayar Utang, RSUD Temanggung ‎Terancam Tak Bayar Gaji Pegawai
TRIBUN JATENG/YAYAN ISRO ROZIKI
Bupat Temanggung M Al Khadziq 

Utang BPJS Kesehatan yang belum dibayar membuat RSUD Temanggung terancam tak bisa bayar gaji pegawai

TRIBUNJATENG.COM, TEMANGGUNG - ‎Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Djojonegoro Temanggung terancam tak bisa membayarkan gaji para pegawai serta mengalami kesulitan biaya operasional.

Hal ini lantaran piutang belum terbayarkan rumah sakit plat merah tersebut masih cukup tinggi.

Terutama piutang dari Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan.

Berdasarkan data, BPJS Kesehatan menunggak klaim pembayaran RSUD Temanggung sejak April 2019 hingga sekarang.

Nominal nilai tunggakan yang ada mencapai lebih dari Rp 20 miliar.

Bupati Temanggung, M Al Khadziq, berharap BPJS Kesehatan dapat segera melunasi tunggakan kepada RSUD Djonoegoro Temanggung.

Sebab, hal ini sangat berpengaruh terhadap kelancaran operasional rumah sakit.

"Kami berharap (tunggakan BPJS Kesehatan) itu bisa segera diselesaikan. Bila tak segera dibayarkan, kami hawatir akan mengganggu operasoinal RSUD," ujarnya, Rabu (11/9).

Lantaran piutang yang terbayarkan nilainya cukup besar, ia menerima laporan terkait rencana RSUD Temanggung untuk melakukan peminjaman ke bank milik pemerintah yang ada di Kota Tembakau.

Halaman
123
Penulis: yayan isro roziki
Editor: abduh imanulhaq
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved