Meski Pontang Panting, Banur Sebut Finky Pasamba Sukses Matikan Motor Serangan PSM

PSIS Semarang berhasil memenangi duel klasik kontra PSM Makassar dalam laga tunda Liga 1 pekan kesebelas di Stadion Andi Mattalatta, Makassar, Rabu

Meski Pontang Panting, Banur Sebut Finky Pasamba Sukses Matikan Motor Serangan PSM
TRIBUN TIMUR/MUHAMMAD ABDIWAN
Pemain PSIS sujud syukur usai menangi laga lawan PSM Makassar, Rabu (11/9/2019) 

TRIBUNJATENG.COM, MAKASSAR - PSIS Semarang berhasil memenangi duel klasik kontra PSM Makassar dalam laga tunda Liga 1 pekan kesebelas di Stadion Andi Mattalatta, Makassar, Rabu (11/9/2019) sore.

Gol semata wayang dalam laga ini lahir dari kaki gelandang PSIS, Heru Setyawan pada menit ke 64.

Selain tampil disiplin dan fokus, pelatih PSIS Bambang Nurdiansyah menilai tim PSM meremehkan PSIS, sehingga menjadi keuntungan buat timnya.

Kondisi itu membuat permainan PSIS berkembang, terbukti lewat beberapa kali ancaman PSIS mengarah langsung ke gawang Rivky Mokodompit.

"Alhamdulillah anak-anak menjalankan disiplin di lapangan.

Dan mungkin PSM menganggap enteng karena kami tim papan bawah.

Ketika kami mainnya semangat, PSM kaget," ucap Banur dalam jumpa pers seusai laga.

Kata Pelatih, Ini Kunci Kemenangan PSIS Semarang atas PSM Makassar

Prof Suteki Terus Lanjutkan Gugatannya Terhadap Rektor Undip Hingga Sidang Terbuka

Mobil Travel Keluarkan Asap Tebal Hebohkan Warga di Exit Tol Tegal, Ini Kata Polisi

Pinjam Motor Untuk Ziarah ke Makam Keluarga, Arum Malah Gadaikan Kendaraan Yohanes Untuk Foya-foya

Dalam laga kontra PSM, rahasia lain yang membuat PSIS sukses memenangi laga yakni PSIS sukses mematikan pergerakan motor serangan PSM di lini tengah, yakni Willem Jan Pluim.

Banur mengaku mengintruksikan secara khusus kepada gelandangnya, Finky Pasamba untuk mengawal ketat Pluim.

"Kemarin saat lawan Persela saya amati pertandingan PSM, dan rekaman pertandingannya terus saya ulang.

Ya walaupun kecil si Finky, saya suruh matikan si jangkung itu.

Karena otak permainan PSM dari dia.

"Alhamdulillah, walaupun montang manting, Finky kerja keras di lapangan dan alhamdulillah, emang ketika Pluim tidak berkembang, PSM tidak berbahaya," kata Banur. (arl)

Penulis: Franciskus Ariel Setiaputra
Editor: muh radlis
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved