PSIS Semarang
Kahudi Tagih Janji PSIS Semarang, Gaji 2 Bulan dan Kompensasi Belum Dibayar
Kahudi Wahyu Widodo mengungkapkan bahwa haknya berupa gaji dan kompensasi pemutusan kontrak belum dibayarkan oleh PT Mahesa Jenar Semarang.
Penulis: Dse | Editor: deni setiawan
Ringkasan Berita:
- Kahudi Wahyu Widodo, eks pelatih PSIS Semarang menagih tunggakan gaji dan kompensasi pemutusan kontrak kepada PT Mahesa Jenar Semarang.
- Kahudi menyebut jika tunggakan gaji September beserta kompensasi pemutusan kontrak pada Oktober 2025 belum diterimanya sampai sekarang.
- Nasib serupa juga dialami Bowo Widyo Laksono yang saat itu menjabat sebagai Analyst Coach PSIS Semarang.
TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Kahudi Wahyu Widodo buka-bukaan jika PSIS Semarang melalui PT Mahesa Jenar Semarang (MJS) hingga saat ini masih memiliki utang kepada dirinya.
Utang yang dimaksud itu adalah tunggakan gaji dan kompensasi atas pemutusan kontrak kerja saat dirinya menjadi pelatih PSIS Semarang.
Bahkan tak hanya Kahudi, nasib serupa juga dialami Bowo Widyo Laksono yang saat itu menjabat sebagai Analyst Coach PSIS Semarang.
Baca juga: Striker PSIS Semarang Beto Goncalves: Neymar Diyakini Bakal Gendong Brasil di Piala Dunia 2026
• Tanda-tanda Janggal Kematian Wanita Lansia Boyolali, Keluarga Menduga Keracunan Sate
Berbagai upaya telah dilakukan, namun hingga kini seakan pihak PSIS Semarang hanya memberikan janji tanpa ada realisasi.
Atas ketidakjelasan ini, Kahudi pun berencana akan menempuh jalur hukum.
Kahudi Wahyu Widodo mengungkapkan bahwa haknya berupa gaji dan kompensasi pemutusan kontrak belum dibayarkan oleh PT Mahesa Jenar Semarang (MJS).
Kahudi menyebut, dirinya dikontrak selama 10 bulan sebagai pelatih PSIS Semarang untuk mengarungi kompetisi Pegadaian Championship atau Liga 2 musim 2025/2026, terhitung pada Juni 2025.
Namun sebelum masa kontrak habis, PSIS melakukan pengakhiran kontrak pada 28 September 2025.
"Saya sebetulnya masa kontraknya 10 bulan, tapi ada pemutusan kontrak di 28 September 2025, baru tiga bulan atau memasuki bulan keempat sudah diputus kontrak," ujar Kahudi Wahyu seperti dilansir dari Kompas.com, Minggu (31/5/2026).
Dia mengatakan, dirinya baru menerima gaji selama dua bulan yakni pada Juli dan Agustus 2025.
Hingga saat ini, tunggakan gaji September beserta kompensasi pemutusan kontrak pada Oktober 2025 belum diterimanya.
"Tunggakan satu bulan gaji September plus satu kompensasi Oktober, jadi dua bulan (yang belum dibayar)," ungkapnya.
Kahudi Wahyu mengatakan, saat pemutusan kontrak, dirinya diminta membawa mobil operasional milik klub yang disebutnya akan diambil pihak manajemen saat waktu penggajian tiba.
Namun hingga kini, tunggakan gaji beserta kompensasi belum dirinya terima juga.
Semarang
PSIS
Kahudi Wahyu Widodo
Tunggakan Gaji PSIS
SNEX
Panser Biru
Tribunjateng.com
Deni Setiawan
Sepak Bola Hari Ini
PSSI
| Kahudi Wahyu Widodo Bongkar Gaji Eks Analis Tim PSIS Semarang Belum Dibayar Rp 14 Juta |
|
|---|
| "Holobis Kuntul Baris": Semangat Gotong Royong Snex dalam Iduladha 2026 |
|
|---|
| Rumor Andik Vermansyah Bakal Gabung PSIS Semarang, WCP: Masih di Garudayaksa |
|
|---|
| Menanti Panasnya Derby Jateng PSIS Semarang Vs Persis Solo di Liga 2 Musim Depan |
|
|---|
| Widodo C Putro Bicara Gaya Permainan PSIS Semarang Musim Depan, Potensi Banyak Gol Tercipta |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/20250630_kahudi-wahyu-widodo-2.jpg)