Kamis, 11 Juni 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

5 Berita Populer : PSIS Sukses Benamkam PSM Makassar Hingga Habibie Wafat

Lima berita populer Rabu (11/9/2019) Tribunjateng.com rangkum hari ini, Kamis (12/9/2019).

Tayang:
Penulis: galih permadi | Editor: galih permadi
TRIBUN TIMUR/MUHAMMAD ABDIWAN
Pemain PSIS saat lawan PSM Makassar, Rabu (11/9/2019) 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Lima berita populer Rabu (11/9/2019) Tribunjateng.com rangkum hari ini, Kamis (12/9/2019).

Ada kabar suka, ada kabar duka.

1. PSIS Raih 3 Poin

Kabar gembira datang dari PSIS Semarang yang mampu mengalahkan PSM Makassar pada pertandingan tunda kompetisi Liga 1 pekan ke sebelas di Stadion Andi Mattalatta, Makassar, Rabu (11/9/2019) sore.

Laskar Mahesa Jenar menang tipis 1-0.

Gol gelandang PSIS, Heru Setyawan di menit ke 64 menjadi satu-satunya gol yang tercipta dalam laga tersebut.

Heru Setyawan berhasil menyambar bola hasil dari upaya Hari Nur Yulianto yang memblock clerance Aaron Evans di area kotak penalti PSM.

Dalam jalannya pertandingan, sejak babak pertama, kedua tim saling jual beli serangan.

Bahkan PSIS di babak pertama memiliki sejumlah peluang matang dari Heru Setyawan, Ganjar Mukti, dan Hari Nur Yuoianto.

Sementara itu, tuan rumah PSM yang sejak awal laga mengincar gol ke gawang PSIS, tidak berjalan lancar sebab dalamnya pertahanan PSIS Semarang.

Hanya bermain imbang dengan skor 0-0 pada babak pertama, tuan rumah PSM nyaris membobol gawang PSIS lewat strikernya Amido Balde pada menit ke 46. Beruntung, penjaga gawang Jandia Eka Putra masih mengamankan bola dari penguasaan Balde.

Justru PSIS sukses memecah kebuntuan pada menit ke 64 lewat Heru Setyawan.

Setelah tertinggal, PSM terus berupaya memborbardir area pertahanan PSIS.

Sejumlah peluang lahir lewat upaya Amido Balde, dan Willem Jan Pluim.

Namun hingga akhir laga, skor 1-0 bertahan untuk keunggulan PSIS Semarang.

Kemenangan PSIS atas PSM ini menjadikan PSIS sebagai tim pertama yang meraih kemenangan di markas PSM musim ini.

Di sisi lain, PSIS akhirnya lepas dari tren minor yang dalam enam laga terakhir, tak pernah meraih kemenangan.

Kemenangan PSIS kali ini membuat PSIS naik ke peringkat 11 dengan mengumpulkan 19 poin sekaligus menjadi modal penting skuad asuhan Bambang Nurdiansyah menatap laga perdana putaran kedua menghadapi Persija Jakarta (15/9) mendatang.

Dalam jumpa pers seusai laga, Banur atau Bambang Nurdiansyah mengatakan, kunci keberhasilan PSIS memetik poin penuh di markas PSM adalah bermain disiplin fan fokus.

"Intinya kami tau diri, kami dari papan bawah, PSM tim papan atas, tim besar. Kuncinya adalah disiplin dan fokus. Itu saja, saya di PSIS ini baru 20 hari menggantikan pelatih yang lama. Trennya memang lumayan setelah ada saya. Sekarang alhamdulillah tiga poin," kata Banur.

Pelatih berlisensi AFC Pro ini mengaku bersyukur anak asuhnya mampu cepat beradaptasi dengan skema yang ia inginkan, kendati belum lama bergabung bersama PSIS.

"Tidak banyak yang saya latih karena transisi setelah pergantian dengan pelatih lama. Tapi kuncinya dalam sepakbola itu disiplin. Itu yang paling penting dan saya tanamkan ke anak-anak. Disiplin di posisi dan perannya masing-masing.

"Di sepak bola itu ada structure, function, dan relation. Structure yaitu formasi, function itu di posisi masing-masing, dan relation, hubungan dengan pemain lain," kata Banur.

Eks pelatih Cilegon United ini juga menilai tim PSM meremehkan PSIS, sehingga menjadi keuntungan buat timnya.

"Alhamdulillah anak-anak menjalankan disiplin di lapangan. Dan mungkin PSM menganggap enteng karena kami tim papan bawah. Ketika kami mainnya semangat, PSM kaget," ucap Banur.

Dalam laga kontra PSM, rahasia lain yang membuat PSIS sukses memenangi laga yakni PSIS sukses mematikan pergerakan motor serangan PSM di lini tengah, yakni Willem Jan Pluim.

Banur mengaku mengintruksikan secara khusus kepada gelandangnya, Finky Pasamba untuk mengawal ketat Pluim.

"Kemarin saat lawan Persela saya amati pertandingan PSM, dsn rekaman pertandingannya terus saya ulang. Ya walaupun kecil si Finky, saya suruh matikan si jangkung itu. Karena otak permainan PSM dari dia.

"Alhamdulillah, walaupun montang manting, Finky kerja keras di lapangan dan alhamdulillah, emang ketika Pluim tidak berkembang, PSM tidak berbahaya," kata Banur.

Pemain PSIS sujud syukur usai menangi laga lawan PSM Makassar, Rabu (11/9/2019)
Pemain PSIS sujud syukur usai menangi laga lawan PSM Makassar, Rabu (11/9/2019) (TRIBUN TIMUR/MUHAMMAD ABDIWAN)

Kata Pelatih PSM Makassar

Pelatih PSM Makassar, Darije Kalezic mengaku kecewa tim asuhannya gagal memenangi pertandingan kandang kontra PSIS.

Menurut Darije, Amido Balde dkk banyak membuang peluang.

"Kalau saya analisa pertandingan hari ini, kami kalah karena tidak bisa memanfaatkan peluang. PSIS msmbuat satupun peluang seratus persen, dan kami membukukan dua sampai tiga peluang yabg seratus persen. Tim saya tidak bisa membuat gol karena kalaupun bisa mencetak satu gol kami bisa memenangi pertandingan," ucapnya.

Darije mengaku, timnya sebetulnya sudah memprediksi taktik permainan PSIS. Namun, strategi yang disiapkan tidak berjalan dengan baik. Darije juga menyesalkan kondisi lapangan membuat permainan PSM tak maksimal.

"PSIS datang kesini pasti akan bermain bertahan, dan ini kami sudah prediksi. Mereka bermain kompak, rapat, dan keras," ucapnya.

Pelatih yang membawa PSM menjuarai Piala Indonesia 2018 ini menambahkan, seharusnya PSIS tak mampu mencetak gol. Namun karena kesalahan pemainnya, gol lahir untuk PSIS.

"Dan mereka senang membuat gol, karena memang kami yang membuat gol untuk mereka," jelasnya.

Sementara itu, bek tengah PSM Abdul Rahman mengatakan atas kekalahan tersebut, ia berharap timnya menjadikannya sebagai pelajaran dan ajang intropeksi diri.

"Pastinya dengan kekalahan ini kami kecewa apalagi kami main di depan pendukung sendiri. Semoga menjadi instropeksi bagi kami, dan semoga kami tidak down atas hasil hari ini," ungkap eks Bali United ini.

"Saya sendiri akan bekerja keras untuk laga selanjutnya, dan saya akan mengajak teman-teman untuk bangkit lagi," jelasnya.

Ia juga membantah jika ia dan rekan-rekannya terkesan meremehkan PSIS sehingga kalah.

"Kami tidak menganggap enteng lawan, dan kami persiapan juga selama empat hari. Kami selalu bermain serius kepada siapapun," tandasnya.

PSIS Permalukan PSM Makassar di Kandangnya, Bambang Nurdiansyah Ungkap Kunci Sukses Kemenangan

Foto-foto Aksi Pemain PSIS Saat Melawan PSM Makassar : Menang Diakhiri Sujud Syukur

PSIS Menang! Patahkan Rekor PSM Makassar, Debut Manis Jonathan, & Naik Peringkat di Klasemen Liga 1

2. Persela Imbang

Perseru Badak Lampung FC ditahan imbang 1-1 Persela Lamongan pada pekan ke-18 Liga 1 2019 , laga dihelat di Stadion Sumpah Pemuda, Rabu (11/9/2019) pukul 15.30 WIB.

Menit ke-26, Alex Dos Santos mencetak gol untuk Persela. Kedudukan menjadi 1-0 untuk Persela.

Marquinhos sukses mengeksekusi sepakan bebas itu, tepatnya pada menit ke-85. Kedudukan menjadi 1-1.

Hasil Babak II 1-1 Perseru Badak Lampung FC Vs Persela Lamongan, Marquinhos Buyarkan Kemenangan

3. Amri Meninggal Seminggu Sebelum Wisuda

 Innalillahi Wa Innailaihi Rojiun! Tak ada seorang pun yang dapat memprediksi apa yang akan terjadi pada manusia, termasuk kematian.

Syaiful Amri, calon wisudawan Universitas Ngudi Waluyo berpulang ke hadirat Allah swt tepat sepekan sebelum ia resmi menyandang gelar sarjana.

Kematian mantan Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Ngudi Waluyo (UNW) Ungaran, Kabupaten Semarang tersebut tak hanya menjadi kabar duka bagi keluarga dan rekan-rekannya, namun juga bagi pihak kampus.

Innalillahi Wa Innailaihi Rojiun: Amri Berpulang Tepat Sepekan Sebelum Gelar Sarjana Resmi Disandang

4. BJ Habibie Wafat

Presiden ketiga RI, Bacharuddin Jusuf Habibie meninggal dunia.

Pria kelahiran Parepare, Sulawesi Selatan, 25 Juni 1936 itu meninggal akibat penyakit yang dideritanya.

Sebelum meninggal, keluarga dekat sudah berkumpul di RSPAD Gatot Soebroto, tempat Habibie dirawat.

Diketahui,  Habibie telah menjalani perawatan intensif di rumah sakit sejak 1 September 2019.

Innalillahi Wa innailaihi Rojiun, Presiden Ketiga BJ Habibie Meninggal Dunia di RSPAD Jakarta

Kenangan Habibie dan Ainun Sebelum Wafat : Dijodohkan, Nembak Ainun Hingga Sempat Benci Semua Dokter

Habibie Meninggal Dunia, Akan Dimakamkan di TMP Kalibata, 50 Petugas Dikerahkan Gali Pusara

5. Warga Urut Sewu Bentrol dengan TNI

Sekelompok warga terlibat bentrok dengan anggota TNI di Desa Brecong Kecamatan Buluspesantren atau kawasan Urut Sewu, Kebumen, Rabu (11/9/2019).

Bentrokan dipicu pemagaran tanah warga oleh anggota TNI.

Awalnya, warga melihat anggota TNI melakukan pemagaran.

Warga lantas berbondong-bondong ke lokasi untuk menggagalkan pemagaran.

Anggota TNI berseragam kemudian membubarkan warga.

Bentrok Warga Urut Sewu Vs TNI di Kebumen : 16 Warga Terluka, Ini Pernyataan Kapendam IV/Diponegoro

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved