Apa Kabar Eks Terminal Terboyo Semarang Setelah Satu Tahun Ditutup
Alih fungsi Terminal Terboyo dari terminal bus yang rencananya akan menjadi terminal peti kemas dan pangkalan truk
Penulis: Eka Yulianti Fajlin | Editor: Catur waskito Edy
TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG -- Alih fungsi Terminal Terboyo dari terminal bus yang rencananya akan menjadi terminal peti kemas dan pangkalan truk, ternyata masih menyisakan persoalan hingga kemarin.
Pemindahan bus antar kota dalam provinsi (AKDP) ke Terminal Penggaron dan bus antar kota antar provinsi (AKAP) ke Terminal Mangkang yang dilakukan sejak 2018 lalu belum sepenuhnya dijalankan oleh awak bus.
Mengingat, hingga saat ini sejumlah bus AKAP maupun AKDP masih saja mengetem di eks Terminal Terboyo dengan berbagai alasan.
Kabid Pengendalian dan Penertiban Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Semarang, Danang Kurniawan, mengaku, kerap kucing-kucingan saat melakukan penertiban awak bus di kawasan Terboyo.
Selama ini, Dishub Kota Semarang sudah rutin melakukan penertiban terhadap armada yang masih bandel berhenti di kawasan eks Terminal Terboyo.
Bahkan, pihaknya juga menggandeng Satlantas Polrestabes Semarang, Dishub Provinsi Jawa Tengah, dan Kementrian Perhubungan (Kemenhub) dalam melakukan penertiban.
Namun, tetap saja para awak bus tidak jera terhadap penertiban yang dilakukan.
"Kalau kami dari Dishub Kota hanya memberi sanksi terhadap bus kota saja. Kalau bus AKAP dan AKDP kekuatannya hanya tilang.
Sementara sanki bagi bus AKAP kewenangannya ada di Kementrian dan AKDP menjadi kewenangan Provinsi," jelas Danang, Kamis (12/9).
Danang menuturkan, bus kota yang kedapatan mangkal di sembarang tempat sudah diberikan pembinaan dari Dishub Kota Semarang.
Sementara, untuk bus AKDP dan AKAP pihaknya tidak mengetahui lantaran hal itu bukan menjadi kewenangannya.
Dia berharap, Kemenhub dan Dishub Provinsi juga turut mengambil tindakan tegas dengan mencabut izin trayek yang selama ini menjadi kebijakannya.
Danang mengatakan, kebijakan menutup Terminal Terboyo untuk dialihfungsikan menjadi terminal peti kemas dan pangkalan truk sudah dipertimbangkan secara matang.
Keputusan ini juga bukan hanya dari Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang saja namun juga Pemerintah Pusat.
Saat pemindahan dari Terminal Terboyo ke Terminal Penggaron maupun Mangkang, Dishub juga sudah melibatkan para pengusaha bus dan organisasi angkutan darat (Organda).
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/mulai-1-september-terminal-terboyo-akan-ditutup_20180828_181404.jpg)