Penggiat HAM Sayangkan Memorandum FKUB Semarang Soal Pembangunan Gereja di Tlogosari

Persoalan pendirian rumah ibadah Gereja Baptis Indonesia (GBI) Tlogosari yang mencuat sejak tanggal 1 Agustus 2019, yakni ketika sejumlah warga

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Persoalan pendirian rumah ibadah Gereja Baptis Indonesia (GBI) Tlogosari yang mencuat sejak tanggal 1 Agustus 2019, yakni ketika sejumlah warga melakukan aksi penghentian proses pembangunan dan penggembokan pagar gereja yang sedang dibangun.

Padahal pada kejadian itu, gereja sudah memiliki IMB sejak tahun 1998 sesuai dengan aturan yang berlaku saat itu yakni Keputusan Bersama Menteri Agama dan Menteri Dalam Negeri Nomor 01/BER/MDN-MAG/1969.

Disampaikan oleh perwakilan dari Persaudaraan Lintas Agama (Pelita), Setyawan, bahwa pada 6 Agustus 2019 Walikota Semarang Hendrar Prihadi turun tangan mengadakan audiensi pertama.

Penanganan itu antara berbagai pihak menyatakan dimana GBI Tlogosari diminta melampirkan tanda tangan umat dan warga di sekitar gereja agar ada kesesuaian dengan ketentuan soal pendirian rumah ibadah.

Mata Jumawan Berkaca-kaca Lepas Tukik yang Diselamatkan dari Nelayan, Dirawat 49 Hari Hingga Menetas

Pakar Politik Undip Sebut PDI Perjuangan Bak Wanita Cantik dan Seksi

Feri Tak Sabar Ganti Mobil Baru Setelah Coba Toyota New Calya di Nasmoco Karangjati

Anggota Polsek Padamara Polres Purbalingga Sita Ratusan Liter Tuak di Warung Milik TLT

"Dan hal itu sesuai dengan Peraturan Bersama Menteri Agama dan Menteri Dalam Negeri Nomer 9 dan Nomer 8 Tahun 2006.

Usai mengumpulkan 90 tanda tangan dan KTP pengguna GBI Tlogosari serta 60 tanda tangan warga Kelurahan Tlogosari Kulon yang menyatakan tidak keberatan atas pendirian bangunan gereja, pihak GBI Tlogosari mengajukan permohonan rekomendasi kepada FKUB Kota Semarang," katanya, Jumat (20/9).

Adapun pihaknya juga mengatakan ada pertemuan audiensi yang dipimpin oleh Wali Kota Semarang untuk menyelesaikan perselisihan terkait pendirian rumah ibadat GBI Tlogosari.

Audiensi itu dihadiri oleh jajaran Forkompinda Kota Semarang pihak Kantor Kementerian Agama Semarang, FKUB dan pejabat lainnya.

"Dalam audiensi ini Ketua FKUB Kota Semarang membacakan memorandum sebagai sikap resmi lembaganya terhadap permohonan rekomendasi yang diajukan oleh GBI Tlogosari tersebut.

Isi memorandum pada intinya menolak memberikan rekomendasi dengan alasan belum memenuhi syarat administratif," bebernya.

Halaman
12
Penulis: hesty imaniar
Editor: muh radlis
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved