Nikmatnya Tonseng Bebek Cak Gondrong Pekalongan Yang Dimasak Tanpa Penyedap Rasa
Di Warung Tongseng Cak Gondrong ini kuliner tersebut tidak menggunakan micin atau penyedap rasa.
Penulis: Indra Dwi Purnomo | Editor: galih pujo asmoro
Satu porsi tongseng bebek dijual Rp 40 ribu dan Rp 35 ribu untuk tongseng ayam.
Mereka yang jadi langganan, lanjut mantan debt collector itu, berasal dari berbagai kalangan.
Mulai dari masyarakat umum, pegawai negeri sipil, anggota kepolisian, dan lain sebagainya.
"Sudah tiga tahun ini saya buka warung, alhamdulillah selalu ramai," tambahnya.
Untuk menjaga kepuasan konsumen, Cak Gondrong selalu menanyakan apakah ada komplain dari pelanggan.
Sejauh ini, sambung dia, belum ada pelanggan yang tak puas dengan tongseng di warungnya.
Hal itu diakui satu di antaranya pelanggannya, Shinanta Previta Anggraeni.
Anggota DPRD Kabupaten Pekalongan itu mengaku cukup sering makan tongseng bebek Cak Gondrong.
Ia tak sendiri.
Biasanya, Previta datang bersama sang suami.
"Rasanya enak dan harganya sangat terjangkau."
"Tongseng Cak Gondrong tak kalah dibanding makanan di restoran," ucapnya. (Indra Dwi Purnomo)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/tongseng-bebek.jpg)