Ditegur karena Tak Sopan, Pemuda di Pekalongan Ini Balik Balas Bacok 2 Pria di Kos-kosan
Sekelompok pemuda bersenjata tajam menyerang sebuah kos-kosan yang berada di Desa Kedungkebo Kecamatan Karangdadap, Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah
Penulis: Indra Dwi Purnomo | Editor: muh radlis
TRIBUNJATENG.COM, KAJEN - Sekelompok pemuda bersenjata tajam menyerang sebuah kos-kosan yang berada di Desa Kedungkebo Kecamatan Karangdadap, Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah.
Akibat penyerangan itu, dua orang penghuni kos terluka.
Kasubag Humas Polres Pekalongan Iptu Akrom membenarkan bahwa ada kejadian pengeroyokan di wilayah Kecamatan Karangdadap.
Dari kejadian itu, dua korban mengalami luka-luka.
Korban bernama Arjun (21) warga Dukuh Jipangan Wetan, Desa Karangdadap, Kecamatan Karangdadap dan Risqi Aliyu Gani (22) warga Desa Larikan, Kecamatan Doro, Kabupaten Pekalongan.
"Dua orang mengalami luka di kepala pada saat kejadian.
Hasil keterangan dari saksi dan korban, pelaku pengeroyokan dilakukan oleh dua orang lebih.
Dalam kasus ini, Polres Pekalongan sudah mengamankan satu orang tersangka.
Satu tersangka yang sudah diamankan yaitu Zholek (22) warga Medono Kota Pekalongan.
Tersangka, diamankan bersama barang bukti berupa senjata tajam.
Sementara pelaku lainnya masih dalam pengejaran," kata Iptu Akrom kepada Tribunjateng.com, Rabu, (2/9/2019).
• Penyelesaian Proyek Terlambat, Kejari Brebes Tegur 17 Rekanan Pemkab
• Kebakaran 12 Kamar Asrama MTSN 1 Kebumen Ludes Dilalap Api, Pelajar Berhamburan Selamatkan Diri
• Pasca Kebakaran Polres Kebumen Terjunkan Anggotanya Ikut Bersihkan Puing di MTSN 1 Kebumen
• Disangka Tidur, Amin Ditemukan Meninggal di Kursi Alat Berat Vibro Roller
Menurut Iptu Akrom peristiwa berawal saat dua orang pemuda datang ke kos-kosan pada hari Senin, (30/9/2019) sekira pukul 22.00 WIB.
Salah satu tamu tak diundang tersebut adalah pelaku dan temannya, Putri (18) warga Pemalang.
Tanpa sopan, kedua pemuda tersebut membuka pintu kamar kos.
Saat di kos, Risqi sempat menegur kedua pemuda tersebut, yang dinilai tingkah lakunya tidak sopan.
Karena teguran tersebut, pelaku dan Risqi sempat cek cok.
Pertikaian itu pun dilerai oleh M Idnin (22) yang saat itu berada di lokasi.
"Keribuatan tak jadi.
Namun, pelaku ternyata masih tak terima.
Pelaku membawa senjata tajam dan mengeluarkan pisau dari dalam selipan celana yang dipakainya.
Melihat pelaku mengeluarkan pisau, M Idnin berteriak meminta tolong.
Melihat penghuni kos keluar dan warga semua, kedua pelaku kabur meninggalkan sepeda motornya.
Warga pun mengejar kedua pelaku hingga kemudian ditemukan di sebuah rumah yang digunakan untuk usaha fotocopy.
Warga mengepung rumah yang dijadikan persembunyian kedua pelaku.
Perdebatan pun terjadi di rumah tersebut sampai akhirnya berdamai," ujarnya.
Namun, pada saat pelaku diajak ke rumah kos untuk mengambil sepeda motor, pelaku tidak mau.
Karena tidak mau, Arjun bersama Risqi dan Arodi beserta penghuni kamar lainnya kembali ke kos-kosan.
"Sekira pukul 01.30 WIB, pelaku ternyata datang lagi bersama 13 orang temannya yang tidak dikenal.
Cek cok pun kembali terjadi.
Tiba-tiba, teman pelaku langsung mengeroyok Arjun dan Risqi.
Mereka dihajar beramai-ramai.
Kedua korban bahkan sempat dibacok oleh salah satu pelaku yang membawa parang."
"Risqi dan Arjun yang terluka di kepalanya kabur menyelamatkan diri ke rumah warga.
Penghuni rumah langsung membawa kedua korban yang terluka ke Puskesmas Karangdadap untuk mendapatkan perawatan.
Selesai menjalani perawatan, korban melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Karangdadap," ujarnya
Iptu Akrom menambahkan baru ada satu pelaku berhasil diamankan sedangkan pelaku yang lainnya kini masih dalam pengejaran. (Dro)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/serang-kos.jpg)