Selasa, 19 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Penyesalan Pelajar Yang Ikut Demo di DPR: Sedih Ingat Ibunya Sendirian Asuh Adik Balitanya

Rona muka YI seperti begitu menyesal, teringat adiknya yang balita sakit diurus sendirian oleh ibunya. Sementara sang ayah merantau.

Tayang:
KOMPAS.com/Walda Marison
Kerusuhan masih pecah imbas dari aksi unjuk rasa massa mahasiswa di depan Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Selasa (24/9/2019) malam. 

TRIBUNJATENG.COM, JAKARTA - Rona muka YI seperti begitu menyesal, teringat adiknya yang balita sakit diurus sendirian oleh ibunya.

Sementara sang ayah merantau.

Di hari seharusnya ia membantu ibunya, pemuda 17 tahun ini diamankan di Polres Metro Jakarta Utara pada Selasa (1/10/2019) pagi.

YI satu dari 59 siswa yang diamankan polisi di sekitar Gedung Kejaksaan Negeri Jakarta Utara dan Stasiun Tanjung Priok.

Pengakuan Penjual Obat Aborsi di Jepara pada Kasus Mayat Janin Dibungkus Rok Abu-abu

Mereka tidur-tiduran di trotoar setelah berdemo di depan Gedung DPR-MPR pada Senin (30/9/2019) yang berujung rusuh sampai malam.

Sedih Ingat Ibu dan Adik di Rumah

Ditemui TribunJakarta.com pada Rabu (2/10/2019) pagi, YI hanya menunduk ketika disinggung apakah orangtuanya tahu keberadaannya di Polres Metro Jakarta Utara.

Berita Lengkap : Buruh Tolak Penjelasan BPJS

"Ngedengernya sedih. Kalo tahu kayak begini sih nggak usah ngikut," kata YI menyesal.

Dari rumahnya di Kuningan, Jawa Barat, Minggu (29/9/2019), YI pamit ke ibunya untuk mengikuti praktik kerja lapangan di salah satu perusahaan di Cirebon.

Niatnya berubah setelah pelajar salah satu SMKN di Kuningan ini mendapat ajakan untuk berdemo.

Ajakan berdemo YI lihat dari brosur di media sosial Facebook, WhatsApp.

Isinya mencantumkan agar pelajar STM bergabung untuk berdemo ke Gedung DPR-MPR pada 30 September.

Menurut polisi, 59 pelajar itu ikut melemparkan batu dan botol ke arah aparat kepolisian yang menghalau massa di Palmerah.

"Saya sendiri. Awalnya melihat brosur dari media sosial, dari Facebook, Whatsapp. Isi ajakannya demo STM semuanya gabung 30 September," ungkap YI.

Dari Kuningan, Minggu itu YI bertemu dengan pelajar lainnya.

Sumber: Tribun Jakarta
Halaman 1/4
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved