Breaking News:

Penyesalan Pelajar Yang Ikut Demo di DPR: Sedih Ingat Ibunya Sendirian Asuh Adik Balitanya

Rona muka YI seperti begitu menyesal, teringat adiknya yang balita sakit diurus sendirian oleh ibunya. Sementara sang ayah merantau.

KOMPAS.com/Walda Marison
Kerusuhan masih pecah imbas dari aksi unjuk rasa massa mahasiswa di depan Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Selasa (24/9/2019) malam. 

TRIBUNJATENG.COM, JAKARTA - Rona muka YI seperti begitu menyesal, teringat adiknya yang balita sakit diurus sendirian oleh ibunya.

Sementara sang ayah merantau.

Di hari seharusnya ia membantu ibunya, pemuda 17 tahun ini diamankan di Polres Metro Jakarta Utara pada Selasa (1/10/2019) pagi.

YI satu dari 59 siswa yang diamankan polisi di sekitar Gedung Kejaksaan Negeri Jakarta Utara dan Stasiun Tanjung Priok.

Pengakuan Penjual Obat Aborsi di Jepara pada Kasus Mayat Janin Dibungkus Rok Abu-abu

Mereka tidur-tiduran di trotoar setelah berdemo di depan Gedung DPR-MPR pada Senin (30/9/2019) yang berujung rusuh sampai malam.

Sedih Ingat Ibu dan Adik di Rumah

Ditemui TribunJakarta.com pada Rabu (2/10/2019) pagi, YI hanya menunduk ketika disinggung apakah orangtuanya tahu keberadaannya di Polres Metro Jakarta Utara.

Berita Lengkap : Buruh Tolak Penjelasan BPJS

"Ngedengernya sedih. Kalo tahu kayak begini sih nggak usah ngikut," kata YI menyesal.

Dari rumahnya di Kuningan, Jawa Barat, Minggu (29/9/2019), YI pamit ke ibunya untuk mengikuti praktik kerja lapangan di salah satu perusahaan di Cirebon.

Niatnya berubah setelah pelajar salah satu SMKN di Kuningan ini mendapat ajakan untuk berdemo.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved