Asik, Tak Lama Lagi Akan Ada Kereta Trem di Kota Semarang
Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang bersama PT KAI (Persero) sepakat akan menggarap moda transportasi massal berupa kereta api lokal.
Penulis: Eka Yulianti Fajlin | Editor: muh radlis
Apalagi, stasiun KAI di Kota Semarang umumnya merupakan cagar budaya, seperti Stasiun Tawang yang masuk dalam kawasan Kota Lama.
"Polder Tawang akan menjadi tempat yang menarik untuk wisata," imbuhnya.
Di berharap, rencana pembangunan transportasi kereta api lokal dapat segera dilakukan percepatan.
"Eksekusi kami harap secepatnya. Semua tahapan harus diikuti sesuai prosedur, tapi percepatan saya rasa sangat memungkinkan," katanya.
Sementara itu, Corporate Deputy Direktur (CDD) Bisnis New Developer dan Strategy Project PT KAI (Persero) Heru Siswanto mengatakan, Setalah dilakukan penandatanganan MoU tentang pengembangan trasportasi perkotaan berbasis kereta dengan Pemkot Semarang tersebut, nantinya akan dilakukan tahap selanjutnya yakni proses pengkajian.
"Hasil pertemuan ini akan kami sampaikan ke pimpinan untuk selanjutnya dilakukan proses kajian oleh PT KAI," katanya.
Heru memaparkan, pihaknya belum dapat menyebutkan jenis teknologi kereta api yang cocok diterapkan dan trase yang akan diambil.
Sebab, hal itu akan muncul setelah pihaknya melakuka kajian.
"Terkait trem ini gagasan Pemkot untuk mendukung pariwisata, ini merupakan ide yang sangat bagus dan kami dari PT KAI sangat mendukung.
Namun sebelumnya kami akan melakukan pengkajian terkait dengan rencana pengembangan trasportasi perkotaan berbasis rel itu," jelasnya. (eyf)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/kreta-lokal-eka.jpg)