1.000 Pustakawan di Demak Ikuti Pelatihan Aplikasi Kepustakaan Versi 2019
1.000 pustakawan di Demak ikuti pelatihan aplikasi pendataan dan pemetaan perpustakaan versi 2019 di Aula Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten
Penulis: Moch Saifudin | Editor: muh radlis
TRIBUNJATENG.COM, DEMAK - 1.000 pustakawan di Demak ikuti pelatihan aplikasi pendataan dan pemetaan perpustakaan versi 2019 di Aula Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Demak, Rabu (16/10/2019).
Wakil Bupati Demak, Joko Sutanto yang secara resmi membuka kegiatan tersebut berharap, dengan adanya pelatihan aplikasi tersebut, nantinya pendataan dan pemetaan dapat berjalan maksimal.
"Para pengelola perpustakaan dapat meningkat mutunya, apalagi ditunjang penyediaan informasi melalui teknologi internet.
Sehingga para pustakawan dapat mengakses informasi di website secara cepat, tepat dan akurat," jelasnya dalam sebuah rilis yang dikirim Humas Pemkab Demak.
Dengan penerapan aplikasi tersebut, Wabup juga berharap akan memudahkan kinerja para pustakawan dalam pengelolaan perpustakaan.
• OJK Kantor Regional 3 Jateng dan DIY Adakan Kegiatan Gerakan Inklusi Keuangan 2019
• Rayuan Mantep Sujarwo Luluhkan Remaja 15 Tahun, Akhirnya Mau Melakukan Perbuatan Asusila
• Polres Kebumen Juara 1 Input Sidik Jari se Indonesia, Berikut Fakta Unik Sidik Jari
“Saya berharap admin perpustakaan harus memahami dan berpegang teguh pada POS (Prosedur Operasional Standar),” katanya.
Joko melanjutkan, pengelolaan kegiatan pelatihan dan bimbingan teknis seperti itu merupakan konsep perpustakaan modern untuk pengelola perpustakaan dan admin data perpustakaan.
Disamping itu untuk mendukung konsep Perpustakaan Inklusif dalam mewujudkan Demak Smart City.
”Mari kita budayakan kebiasaan membaca guna mendukung Demak Kabupaten Literasi.
Dengan membiasakan membaca minimal 30 menit dalam sehari.
Mari kita ciptakan perpustakaan yang nyaman bagi anak-anak, sehingga mereka merasa betah membaca buku.
Ajak masyarakat membaca.
Karena buku merupakan jendela dunia, kita dapat mengetahui beragam hal dari perpustakaan,” pesan Wabup.
Sementara Plt Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Demak, Tatik Rumiyati menjelaskan, tujuan dilaksanakannya pelatihan tersebut adalah untuk meningkatkan mutu pengelola perpustakaan yang memadai dalam rangka mewujudkan kompetensi SDM unggul perpustakaan sebagai investasi.
Selain itu, juga meningkatkan SDM unggul mutu pengelola perpustakaan yang memadai dalam rangka mewujudkan tujuan perpustakaan memberikan layanan data yang valid, akurat, up to date sebagai investasi dalam meningkatkan minat baca.
Dalam keterangannya, Tatik menyampaikan, jumlah peserta yang mencapai ribuan itu akan dibagi dalam beberapa tahap pelatihan dan setiap tahap diikuti 40 peserta.
”Oleh sebab itu pelaksanaan kegiatan memakan waktu selama tiga bulan,” lanjutnya.
Ditambahkannya, seribu peserta itu meliputi, perpustakaan desa, perpustakaan sekolah, dan perpustakaan khusus. (Tribunjateng/Moch Saifudin)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/pustakawan-aplikasi.jpg)