Berikut Lima Program Prioritas Presiden Joko Widodo Selama Lima Tahun
Masing-masing UU tersebut akan menjadi omnibus law, yaitu satu UU yang sekaligus merevisi beberapa UU, bahkan puluhan UU.
Termasuk juga yang menghambat pengembangan UMKM akan direvisi.
Kemudian, rencana kerja keempat ialah penyederhanaan birokrasi harus terus dilakukan secara besar-besaran.
Investasi untuk penciptaan lapangan kerja harus diprioritaskan dan prosedur yang panjang harus dipotong.
Tujuannya untuk memangkas birokrasi yang panjang.
"Eselonisasi harus disederhanakan. Eselon I, eselon II, eselon III, eselon IV, apa tidak kebanyakan? Kami minta untuk disederhanakan menjadi 2 level."
"Diganti dengan jabatan fungsional yang menghargai keahlian, menghargai kompetensi," bebernya.
"Kami juga minta kepada para menteri, para pejabat dan birokrat, agar serius menjamin tercapainya tujuan program pembangunan."
"Bagi yang tidak serius, kami tidak akan memberi ampun. Kami pastikan, pasti kami copot," tambah dia.
Terakhir, Jokowi akan melakukan transformasi ekonomi.
Menurutnya, sudah seharusnya Indonesia bertransformasi dari ketergantungan pada sumber daya alam (SDA) menjadi daya saing manufaktur.
"Dan jasa modern yang mempunyai nilai tambah tinggi bagi kemakmuran bangsa demi keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia," tandasnya. (*)
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Setelah Dilantik, Ini 5 Prioritas Kerja Pemerintahan Jokowi-Ma'aruf"
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/presiden-joko-widodo-berangkat-ke-gedung-mpr-untuk-acara-pelantikan-didampingi-seluruh-keluarganya.jpg)