Keluarga Lega Amirudin Tidak Terlibat Terorisme
Keluarga besar bersyukur Amirudin dipastikan tidak terlibat aksi teror.
Penulis: amanda rizqyana | Editor: Daniel Ari Purnomo
TRIBUNJATENG.COM, UNGARAN - Keluarga besar bersyukur Amirudin dipastikan tidak terlibat aksi teror.
Ayah Amirudin, Asruli (70) pun lega putra sulungnya kini sudah pulang ke rumah, setelah tiga hari menjalani pemeriksaan di kantor kepolisian.
Amirudin dan Marifah Hasanah (istri kedua Amirudin) ditangkap Densus 88 Antiteror di Kelurahan Nongkosawit, Gunungpati, Kota Semarang, Selasa (15/10/2019) lalu.
Tiga hari setelahnya, Jumat (18/10/2019) Amirudin bebas.
Polisi memastikan pengusaha asal Kota Semarang itu tidak terlibat dalam jaringan teroris.
Amirudin diantar pulang ke rumah orangtuanya wilayah Pringapus, Kabupaten Semarang.
• Berikut Lima Program Prioritas Presiden Joko Widodo Selama Lima Tahun
• Pendeta Cornelius Tolak Anarkisme dan Ajak Umat Doakan Indonesia Kian Baik
• Taj Yasin Dorong Legalitas Produk UKM Santri - Peringatan Hari Santri Nasional di Rembang
Berbeda dengan Marifah Hasanah.
Janda beranak lima itu masih ditahan dalam pemeriksaan kepolisian.
Saat tribunjateng.com mendatangi kediaman Amirudin, hanya berjumpa dengan Asruli.
"Mboten ngertos. Kulo mboten ngertos nopo-nopo (Tidak tahu. Saya tidak tahu apa-apa)," ucap Asruli saat ditemui pada Minggu (20/10/2019) siang.
Asruli berujar Amir tidak menceritakan perihal pemeriksaan di kantor polisi.
Dia juga tidak menceritakan kondisi Marifah yang kini masih dalam penahanan kepolisian.
Asruli pun membeberkan selama ini tak mengenal sosok Marifah Hasanah, menantu keduanya.
Ia bercerita kali pertama datang ke rumah, Marifah sudah diperkenalkan sebagai istri.
Bahkan yang memperkenalkan Neni, istri pertama Amir.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/terduga-teroris-gunungpati.jpg)