Tahun Ini RSUD Kraton Pekalongan Kembali Ajukan Akreditasi
RSUD Kraton Kabupaten Pekalongan kembali mengajukan akreditasi, menyusul akreditasi sebelumnya yang habis pada tahun ini.
Penulis: Indra Dwi Purnomo | Editor: deni setiawan
TRIBUNJATENG.COM, KAJEN - Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kraton Kabupaten Pekalongan kembali mengajukan akreditasi, menyusul akreditasi sebelumnya yang habis pada tahun ini.
Pihak RSUD Kraton menerima Tim Penilai Akreditasi Komisi Akreditasi Rumah Sakit (KARS) di Hotel Santika Pekalongan, Senin (21/10/2019) malam.
Bupati Pekalongan Asip Kholbihi mengutarakan, akreditasi ini bagian upaya peningkatan kualitas.
"Profil RSUD Kraton adalah RS rujukan regional dan rumah sakit ini sudah ada sejak zaman Belanda."
"Sekarang eranya pengembangan, sejalan perkembangan masyarakat. Rencana kami akan membangun 6 lantai."
"Namun karena menyesuaikan rencana tata ruang kota, tahun ini dibuat dua lantai terlebih dahulu," kata Bupati Asip kepada Tribunjateng.com, Selasa (22/10/2019).
Terkait hal-hal yang menyangkut penataan administrasi dan pelayanan medis, kata Bupati akan terus dibenahi.
"Insya Allah kondisinya semakin baik. Walaupun incomenya menurun," ujarnya.
Menurutnya, penurunan pendapatan akibat dari aturan baru BPJS yang menggunakan sistem berjenjang.
Hal ini dinilai sebagai hal yang wajar.
"Karena pasien harus ke rumah sakit tipe C atau D terlebih dahulu, baru ke B."
"RSUD Kraton masuk tipe B dan rumah sakit ini adalah rumah sakit rujukan."
"Dahulu pasien ramai sekali seperti pasar, sekarang berkurang."
"Hal Ini wajar, karena pasien harus ke puskesmas terlebih dahulu, ke RS tipe C atau D, barulah ke B. Sepinya karena itu," terangnya.
Bupati Asip juga berpesan agar dokter-dokter di RSUD Kraton terus meningkatkan kompetensinya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/akreditasi-rsud-kraton-pekalongan.jpg)