Minggu, 3 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Samadi Senang Revitalisasi Pasar Jatitengah Sragen Akhirnya Selesai, Sebut Lebih Bersih dan Rapi

Bupati Kusdinar Untung Yuni Sukowati bersama Wakil Bupati Sragen Dedy Endriyatno resmikan pasar Jatitengah dan Pasar Tunggul, Jumat (8/11/2019).

Tayang:
Penulis: Mahfira Putri Maulani | Editor: muh radlis
TRIBUN JATENG/MAHFIRA PUTRI MAULANI
Bupati Sragen Kusdinar Untung Yuni Sukowati bersama Wakil Bupati Sragen Dedy Endriyatno sedang bercakap dengan pedagang Pasar Jatitengah 

TRIBUNJATENG.COM, SRAGEN - Bupati Kusdinar Untung Yuni Sukowati bersama Wakil Bupati Sragen Dedy Endriyatno resmikan pasar Jatitengah dan Pasar Tunggul, Jumat (8/11/2019).

Revitalisasi yang menggunakan Dana Alokasi Khusus (DAK) ini menghabiskan  Rp 1.662.097.000 untuk Pasar Jatitengah Kecamatan Sukodono dan Rp 1.141.870.000 untuk Pasar Tunggul Kecamatan Gondang.

Bupati Yuni dalam kesempatannya mengatakan revitalisasi ini merupakan komitmen dari Pemkab Sragen untuk meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan masyarakat.

"Melalui revitalisasi pasar diharapkan kenyamanan dari pedagang dan pengunjung pasar dalam melaksanakan aktivitas jual beli meningkat, sehingga akan lebih banyak masyarakat yang berbelanja di pasar tradisional," kata Yuni.

Selain itu Yuni berharap daya saing pasar rakyat di tengah menjamurnya toko modern dan toko online dapat meningkatkan.

Geger Kasus Sriwijaya Air, GM Bandara Adi Soemarmo : Sudah Berikan Refund, Situasi Tetap Kondusif

Ini Permintaan Khusus Bupati Batang Wihaji kepada 163 Kepala Desa yang Baru Dilantik

Buset, Utang BPJS Kesehatan di RSUD KRMT Wongsonegoro Semarang Capai Rp 65 Miliar

Trenggono Sebut 70 Persen Wisata di Jateng Berpotensi Diolah Menjadi Storynomic Tourism, Apa Itu?

Revitalisasi Pasar Jatitengah ini disambut baik oleh padagang pasar, sebagai rasa syukur mereka membuat tumpeng dan membuat gunungan hasil bumi.

Salah satu pasutri pedagang pasar Jatitengah, Samadi (70) dan Paren (60) mengaku sangat senang dengan direvitalisasinya pasar tersebut.

Di lapak berdiameter 1,5 meter x 1,5 meter itu pasutri tersebut menjual bumbu-bumbu dapur dan rambak.

"Alhamdulillah sudah direnovasi, jadi lebih bersih lebih rapi. Sudah bagus lah ini," kata Samadi.

Pasutri asal Tanggan, Gesi tersebut telah berjualan di Pasar Jatitengah selama 15 tahun.

Sementara untuk kebersihan mereka mengaku membayar dana kebersihan Rp 1.500 sehari.

Selama empat bulan masa revitalisasi pasar, seluruh penjual dipindahkan di lapangan Jatitengah yang berada tidak jauh dari Pasar Jatitengah.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Sragen Tedi Rosanto memaparkan revitalisasi ini ialah nentuk nyata dalam mendukung visi bupati dan wakil bupati Sragen.

Sejak 2015 hingga 2018 Pemda Sragen telah melaksanakan revitalisasi di 15 pasar tradisional yang tersebar di seluruh Kabupaten Sragen.

"Dengan revitalisasi pasar, pasar menjadi lebih bersih, aman, nyaman, tidak panas dan tidak becek saat hujan serta dilengkapi beberapa fasilitas umum pendukung," terang dia.

Meningkatnya kenyamanan berbelanja diharapkan juga dapat meningkatkan omzet penjualan sehingga bisa meningkatkan kesejahteraan pedagang dan masyarakat. (uti)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved