Buset, Utang BPJS Kesehatan di RSUD KRMT Wongsonegoro Semarang Capai Rp 65 Miliar

Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan masih memiliki tunggakan sebesar Rp 65 miliar kepada RSUD KRMT Wongsonegoro.

Buset, Utang BPJS Kesehatan di RSUD KRMT Wongsonegoro Semarang Capai Rp 65 Miliar
TRIBUN JATENG/EKA YULIANTI FAJLIN
Direktur RSUD KRMT Wongsonegoro, Susi Herawati 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan masih memiliki tunggakan sebesar Rp 65 miliar kepada RSUD KRMT Wongsonegoro.

Direktur RSUD KRMT Wongsonegoro, Susi Herawati menuturkan, kewajiban pihak rumah sakit melayani masyarakat.

Sementara, BPJS berkewajiban membayar biaya perawatan masyarakat yang menggunakan jaminan kesehatan tersebut.

Dia pun berharap BPJS segera melakukan pembayaran tunggakan tersebut.

"Entah bagaimana caranya kami harus terbayar karena kami sudah termehek-mehek.

Tunggakan mencapai Rp 65 miliar," kata Susi, Jumat (8/11/2019).

Trenggono Sebut 70 Persen Wisata di Jateng Berpotensi Diolah Menjadi Storynomic Tourism, Apa Itu?

Warga Kota Pekalongan Menunggak Iuran BPJS Kesehatan hingga Rp 10,9 Miliar

Widodo Joko : Karya Bhakti TNI Dapat Majukan Pedesaan

Sagita Harus Putar Otak Cari Kelemahan Lawan di Kejurnas Taekwondo, Hasilnya 4 Medali Emas untuk UMP

Tunggakan sebesar Rp 65 miliar tersebut, lanjut Susi, sebesar Rp 10 miliar merupakan tunggakan pada 2018 dan sisanya tunggakan dari awal 2019 hingga saat ini.

"Kami sudah komunikasi dengan BPJS dan masih menunggu," ucapnya.

Dia menyebut, sekitar 90 persen pasien RSUD Wongsonegoro merupakan pengguna BPJS.

Tentu saja pihaknya harus memutar otak agar operasional di rumah sakit milik pemerintah ini tetap berjalan, diantarnya dengan mengajukan pinjaman kepada pihak ketiga.

Halaman
123
Penulis: Eka Yulianti Fajlin
Editor: muh radlis
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved