Kebakaran Kulkas Es Krim, Suharno Kehilangan 7 Rak Telur Seharga Rp 1,5 Juta

Kulkas es krim yang berada di kios sembako milik Suharno yang terletak di belakang Pasar Karangjati RT 01 RW 01 Kelurahan Karangjati Kecamatan Bergas

Kebakaran Kulkas Es Krim, Suharno Kehilangan 7 Rak Telur Seharga Rp 1,5 Juta
IST
Kulkas es krim yang berada di kios sembako milik Suharno yang terletak di belakang Pasar Karangjati RT 01 RW 01 Kelurahan Karangjati Kecamatan Bergas Kabupaten Semarang terbakar pada Selasa (12/11/2019) malam. 

TRIBUNJATENG.COM, UNGARAN - Kulkas es krim yang berada di kios sembako milik Suharno yang terletak di belakang Pasar Karangjati RT 01 RW 01 Kelurahan Karangjati Kecamatan Bergas Kabupaten Semarang terbakar pada Selasa (12/11/2019) malam.

Akibat peristiwa tersebut, ia mengalami kerugian sebesar Rp 1,5 juta dikarenakan tujuh peti telur miliknya hancur.

Menurut keterangan Kasubbag Humas Polres Semarang Iptu Budi Supraptono, kejadian bermulai sekitar pukul 19.15 ketika Suharno dan istrinya Kuminah menutup pintu kios untuk pulang ke rumahnya di Dusun Kertosari Desa Pringsari Kecamatan Pringapus.

Setelah keduanya pulang, Romadi (30) tukang parkir, warga Perum Rindang Puri Asri Congol Kelurahan Karangjati RT 01 RW 02 melihat kepulan api dari dalam kios keduanya.

Ini Potensi Pelanggaran Pilkada 2020 Menurut Ketua Bawaslu Jateng

Di Polda Jateng Tak Ada Penambahan Pengamanan, di Polres Batang Bahkan Siagakan K9 dan

Wiasha 17 Satu-satunya Tim Univeritas Swasta di Jateng yang Lolos ke Final Kompetisi WBC 2019

Dewan Sebut Rancangan APBD Kota Tegal 2020 Adalah Nota Terburuk yang Pernah Ada

"Romadi kemudian memanggil Slamet Sujarwo (65) pedagang di Pasar Karangjati, warga Karangjati RT 01 RW 01," ujar Budi saat ditemui di kantornya pada Rabu (13/11/2019) pagi.

Budi melanjutkan, keduanya segera memanggil warga sekitar untuk memadamkan api yang berasal dari kulkas es krim yang bersebelahan dengan kotak telur.

Mencegah api membesar karena sumber api berada di dalam, warga masuk ke dalam kios dengan cara merusak gembok pintu.

Selang sepuluh menit, api berhasil dipadamkan oleh warga.

Akibat kejadian ini, Suharno menderita kerugian sebesar Rp 1,5 juta akibat tujuh peti telur yang berada di samping sumber api pecah. (arh)

Penulis: amanda rizqyana
Editor: muh radlis
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved