Mahasiswa Psikologi Unnes Memberikan Hypnotherapy WBP Lapas Semarang Jelang Hari Pembebasan
Petugas Lapas Semarang melakukan hypnotherapy bagi WBP jelang hari pembebasan.
Penulis: hesty imaniar | Editor: Daniel Ari Purnomo
TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Kedungpane Semarang menggelar pelatihan hypnotherapy Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) menjelang bebas, pada Selasa (19/11/2019).
Lapas Semarang menggandeng Universitas Negeri Semarang (Unnes).
Kalapas Semarang, Dadi Mulyadi berujar giat itu wujud implementasi pengabdian mahasiswa.
Khususnya jurusan psikologi Unnes usai magang di Lapas selama 1,5 bulan.
"Agar mereka (WBP) mampu mempersiapkan diri di dunia luar sana," ungkapnya.
• Warga Binaan Lapas Semarang Belajat Membatik Menggunakan Metode Eco Print
• 125 Napi Lapas Semarang Ikuti Uji Sertifikasi Jasa Konstruksi
• Pengendali Peredaran Ganja 5 Kg di Dalam Lapas Semarang Divonis 12 Tahun Penjara
Motivator Unnes, Yurid Zaeda Zein memaparkan pelatihan hypnoteraphy merupakan teknik mengolah alam bawah sadar sebagai relaksasi.
"Membuat impian dengan cara meningkatkan sugesti dalam alam bawah sadar dengan keadaan relaksasi membuat kebahagiaan itu nampak di depan mata, sehingga setelah selesai pikiran kita seperti lebih refresh dari sebelumnya," kata Yurid.
WBP Lapas Semarang, Arif mengatakan merasa lebih siap mental untuk bebas setelah mengikuti kegiatan ini.
"Senang bisa mengikuti kegiatan ini, selain dapat mengurangi rasa penat juga dapat menyiapkan mental diri untuk tidak takut gagal dan tidak takut miskin karena saya akan berusaha untuk meraih impian saya," pungkas WBP kasus narkoba pidana 4 tahun tersebut. (hei)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/lapas-semarang-hypnotherapy-wbp.jpg)