Minggu, 31 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Dari 34 Desa Miskin di Brebes, 10 di Antaranya Kategori Sangat Miskin

Tingkat kemiskinan di Kabupaten Brebes hingga 2019 ini masih tercatat 17,17 persen dari total penduduk sekitar 1,8 juta jiwa.

Tayang:
Penulis: m zaenal arifin | Editor: m nur huda
Tribun Jateng/M Zainal Arifin
Kepala Bagian Penanggulangan Kemiskinan Setda Brebes, Farikha. 

TRIBUNJATENG.COM, BREBES - Tingkat kemiskinan di Kabupaten Brebes hingga akhir 2019 ini masih tercatat 17,17 persen dari total penduduk sekitar 1,8 juta jiwa.

Sejumlah warga miskin tersebut tersebar di 34 desa yang masuk kategori miskin.

Kepala Bagian Penanggulangan Kemiskinan Setda Brebes, Farikha mengatakan, 34 desa miskin tersebut menjadi prioritas penanganan kemiskinan.

Hanya saja, dari jumlah itu, ada 10 desa miskin yang penanganannya lebih ditekankan karena masuk zona merah atau sangat miskin.

"Dari 34 desa miskin, 10 desa kategorinya sangat miskin. Sehingga penanganannya harus lebih. 13 desa kategori miskin dan 11 desa relatif miskin," kata Farikha, Kamis (21/11/2019).

Farikha merinci 01 desa sangat miskin tersebut berada di 7 kecamatan di Brebes.

Yaitu Desa Bangsri Kecamatan Bulakamba, Buara Kecamatan Ketanggungan, Pamulihan, Slatri dan Wlahar Kecamatan Larangan, Negla Kecamatan Losari, Wanatirta dan Winduaji Kecamatan Paguyangan, Kutamendala Kecamatan Tonjong, serta Pesantunan Kecamatan Wanasari.

Penentuan desa miskin tersebut berdasarkan 11 indikator.

Di antaranya warga berpenghasilan di bawah Rp 600 ribu per bulan dan tidak memiliki tabungan.

Kemudian, lantai rumah dari tanah, makan sehari sekali, dan tingkat pendidikan anak hanya SMP.

Selain itu, listrik menumpang di tetangga, tidak memiliki fasilitas buang air besar, bahan bakar untuk memasak sehari-hari adalah kayu bakar, hanya mengkonsumsi daging, susu, ayam satu kali dalam seminggu.

"Kemudian, warga miskin itu hanya mampu membeli satu stel pakaian baru dalam setahun," paparnya.

Pemkab Brebes sendiri, katanya, telah berupaya menekan angka kemiskinan dari tiap tahunnya.

Upaya itu membuahkan hasil, di mana angka kemiskinan di Brebes dari 19,14 persen pada 2018 lalu turun menjadi 17,17 persen pada 2019 ini.

Kemudian, Pemkab Brebes juga akan menyelenggarakan program Sistem Layanan Rujukan Terpadu (SLRT) mulai 2020 mendatang guna menekan angka kemiskinan.

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved