Minggu, 19 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

BERITA LENGKAP : Ibu dan Anak Tewas Tertimpa Pohon Beringin Berdiameter 2 Meter

Nurhayati (40) seorang ibu dan Satria Ramandani (9) anaknya ditemukan tewas tertimpa pohon beringin tua

IST
Ilustrasi 

Namun, karena penghuni rumah di sekitar pohon sudah tertidur lelap, mereka sulit mengantisipasi dan menyelamatkan diri.

Selain di Temanggung, insiden juga terjadi di Cilacap. Dua nelayan ditemukan sudah kondisi meninggal dunia di perairan selatan Bunton, Kecamatan Adipala, Kabupaten Cilacap pada Sabtu (23/11/2019).

Dua orang ditemukan meninggal, sedangkan satu orang lagi masih dalam pencarian.
Berdasar keterangan Koordinator Basarnas Pos SAR Cilacap, Mulwahyono mengatakan bahwa pada mulanya tiga nelayan tersebut berangkat untuk mencari ikan di perairan Adipala.

Mereka berangkat menggunakan perahu jukung katir dengan nama perahu Geger 01 dan melaut pada Jumat (22/11) sore.

Sekitar pukul 19.00 perahu jukung itu ditemukan oleh nelayan dalam keadaan kosong. Diduga tiga nelayan dan jaringnya terjatuh ke laut. Atas kejadian tersebut satu tim SAR Cilacap langsung melakukan koordinasi dan pemantauan.

Pada Sabtu dini hari, Tim SAR menemukan satu korban atas nama Solihin di Pantai Cemoro Sewu Cilacap.

Korban ditemukan sekitar 300 meter arah timur dari posisi perahu korban ditemukan.

Selanjutnya korban dibawa ke RSUD Cilacap. Tak berselang lama, SAR kembali menemukan korban kedua atas nama Tukimin (70) warga Tambakreja, Kecamatan Cilacap Selatan.

Tukimin ditemukan sekitar 350 meter arah timur dari posisi perahu terdampar dalam kondisi sudah tidak bernyawa.

Masih terdapat satu korban yang belum ditemukan. Tim SAR masih berupaya melakukan pencarian di sekitar terdamparnya perahu itu. (kompas/jti)

12 Posko Banjir sudah Diaktifkan

MEMASUKI musim hujan, Pemprov Jateng mengantisipasi bencana banjir yang disebabkan luapan air sungai dan jebolnya tanggul.

Dinas Pekerjaan Umum Sumber Daya Air dan Penataan Ruang (Pusdataru) Jateng sudah memetakan sungai mana saja yang rawan meluap dan merendam rumah warga.

"Pemetaan wilayah sudah dilakukan. Banjir sering diakibatkan air dari pegunungan terganggu saat perjalanan menuju ke laut. Hampir seluruh daerah di pantura rawan banjir," kata Kepala Dinas Pusdataru Jateng, Eko Yunianto, Sabtu (23/11).

Di daerah utara, sungai besar yang rawan meluap antara lain Cisanggraung, Pemali, Comal, dan Wulan. Banjir juga kerap melanda daerah-daerah di selatan Jateng.

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 2/3
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved