Rabu, 22 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

BERITA LENGKAP : Ibu dan Anak Tewas Tertimpa Pohon Beringin Berdiameter 2 Meter

Nurhayati (40) seorang ibu dan Satria Ramandani (9) anaknya ditemukan tewas tertimpa pohon beringin tua

IST
Ilustrasi 

Sungai yang perlu diantisipasi di sisi selatan yang berdekatan dengan bibir pantai di antaranya Bogowonto, Wawar, Telomoyo, Tipar, Citandui, dan Serayu.

Meskipun demikian, kata Eko, banjir tidak hanya terjadi di wilayah pesisir atau yang dekat dengan pantai. Namun, bisa saja terjadi di daerah hulu sungai.

"Tidak menutup kemungkinan banjir juga bisa terjadi di daerah hulu. Kami sudah memetakan, antara lain Bengawan Solo, lalu di Tawangmangu, Sungai Samin, Jlantah. Serta di Sragen ada Sungai Garuda," jelasnya.

Namun, berdasarkan laporan prakiraan cuaca, daerah yang memiliki curah hujan (rainfall) paling tinggi yakni di sekitar Gunung Slamet dan Pegunungan Dieng. Tentu, daerah yang dialiri sungai dengan hulu di Slamet dan Dieng harus waspada.

Untuk antisipasi, pihaknya telah berkoordinasi secara intensif dengan BPBD, balai besar pengelolaan sungai, pemda-pemda untuk memetakan dengan cepat titik kritis dan mengevaluasi program sebelumnya.

Pemkab/pemkot serta masyarakat diminta merawat sungai, mengeruk sedimen, dan membersihkan dari sampah. Pihaknya juga telah mengaktifkan posko banjir sejak 1 November 2019 lalu. Ada 12 posko di seluruh Jateng yang telah diaktifkan.

"Kami telah menyiapkan bahan banjiran berupa sand bag, bronjong, alat berat dan sebagainya. Begitu juga alat komunikasi radio yang telah disediakan," tuturnya.

Pemantauan ketinggian air di bendungan juga diperlukan. Ia merasa beruntung karena dari 41 bendungan yang ada dengan kapasitas tampung air 1,807 miliar meter kubik saat ini tinggal 25 persen.

Artinya, jika ada hujan deras akan bermanfaat untuk menampung sekaligus mengurangi risiko banjir. "Seperti itu lah desain multipurpose bendungan. Kalau kemarau berguna untuk cadangan air, saat hujan untuk menampung atau storage air agar tidak banjir," ujarnya.

Menurutnya, Jateng memiliki 202 sungai. Jika dikelola dengan baik semisal konservasi dan pendayagunaan, pasti hasilnya juga baik. Jika tidak, akan terjadi bencana di luar kehendak. (mam)

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 3/3
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved