Rabu, 6 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Polisi Temukan 3 Ruang Kelas SMKN 2 Songgom yang Ambruk Tidak Sesuai Spek, Kepsek Enggan Komentar

Jajaran Satreskrim Polres Brebes melakukan penyelidikan atas ambruknya bangunan tiga ruang kelas SMKN 2 Songgom Brebes, Senin (25/11/2019).

Tayang:
Penulis: m zaenal arifin | Editor: muh radlis
Tribunjateng.com/M Zaenal Arifin
Kondisi bangunan tiga ruang kelas SMKN 2 Songgom Brebes yang ambruk terkena angin kencang, Senin (25/11/2019). 

TRIBUNJATENG.COM, BREBES - Jajaran Satreskrim Polres Brebes melakukan penyelidikan atas ambruknya bangunan tiga ruang kelas SMKN 2 Songgom Brebes, Senin (25/11/2019).

Tiga ruang kelas yang dalam proses pembangunan itu ambruk terkena terjangan angin kencang atau puting beliung, Minggu (24/11/2019) sore.

Selain tiga ruang kelas, atap empat ruang kelas lainnya juga rusak.

Beberapa puing bangunan diperiksa termasuk kualitas adonan semen, ukuran besi beton dan lainnya.

Dari hasil penyelidikan sementara Satreskrim Polres Brebes, pembangunan dilakukan asal-asalan.

Hal itu terlihat dari kondisi ambruknya bangunan.

Kemudian, campuran pasir dan semen juga tidak sesuai.

Ingin Selamatkan Sandal, Bocah 8 Tahun di Kudus Tewas Tenggelam di Saluran Irigasi

Sepekan 2 Bangunan SMK di Jateng Ambruk, Ganjar : Butuh Rp 4 Triliun untuk Infrastruktur Sekolah

Sidak ke Pasar Kejambon dan Pasar Pagi, Wawali Jumadi Temukan 3 Kebutuhan Pokok Alami Kenaikan Harga

Bangunan MI Raudlatul Athfal Semarang Rusak Parah, Guru : Masa Nunggu Musibah Dulu Baru Dibantu

Terlihat, pecahan adonan yang sudah menjadi tembok, langsung remuk begitu diremas pakai tangan.

Selain itu, ditemukan besi yang dipakai untuk beton pilar penyangga hanya berukuran 8 mm.

Ditambah lagi, sambungan antar besi pada rangka bangunan juga tidak mengait sehingga langsung patah begitu ambruk.

Usai memeriksa lokasi ruang kelas yang ambruk, jajaran Satreskrim Polres Brebes juga mengambil beberapa sampel untuk diteliti lebih lanjut.

Di antaranya besi beton, puing dinding yang mudah remuk, dan lainnya.

Seorang anggota Satreskrim Polres Brebes yang enggan disebutkan namanya, mengatakan pembangunan ruang kelas tersebut tidak melibatkan konsultan perencana.

Bahkan dalam pembangunan tidak menggunakan desain spek.

Hal ini menyebabkan kualitas bangunan kurang baik karena standarisasi material yang akan dipakai, tidak sesuai.

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved