Pembangunan RSUD Mijen Alami Keterlambatan, Distaru Ancam Putus Kontrak

Pembangunan RSUD Mijen kelas D mengalami keterlambatan pengerjaan. Sekretaris Dinas Penataan Ruang (Distaru) Kota Semarang,

Pembangunan RSUD Mijen Alami Keterlambatan, Distaru Ancam Putus Kontrak
TRIBUN JATENG/EKA YULIANTI FAJLIN
Proyek pembangunan RSUD Mijen 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Pembangunan RSUD Mijen kelas D mengalami keterlambatan pengerjaan.

Sekretaris Dinas Penataan Ruang (Distaru) Kota Semarang, M Irwansyah menuturkan, hingga saat ini pembangunan RSUD Mijen baru terealisasi 45 persen.

Dalam waktu yang tersisa ini seharusnya pembangunan sudah menginjak sekitar 70-75 persen.

"Kontraktornya bermasalah, di pertengahan jalan mereka kehabisan dana," tutur Irwansyah, Selasa (26/11/2019).

Dikatakan, surat peringatan satu dan dua telah dilayangkan oleh Distaru kepada pihak kontraktor PT Daya Bangun Mandiri.

Diharapkan, kontraktor dapat mengejar keterlambatan dengan waktu yang tersisa.

Sejak Tahun Lalu, Sudah 9 Warga Pemalang Meninggal Disengat Lebah

Tinggal Menghitung Jam, Belum Ada 1 Pun yang Daftar CPNS Formasi Dokter Kandungan di Pemkab Tegal

Kecelakaan Pemuda Tertabrak Kereta Api Fajar Utama Yogya, Diduga Tak Dengar Klakson

Kongres Pertama, Pemkot dan Pemkab Tegal Siap Dukung Sastra Tegalan

Pengerjaan RSUD Mijen telah dimulai sejak 18 Juli 2019.

Adapun waktu pelaksanaan pembangunan selama 150 hari.

Sehingga, kontraktor harus merampungkan pembangunan RSUD Mijen kelas D maksimal 14 Desember 2019.

Jika tidak dapat merampungkan proyek senilai Rp 10 miliar itu, Irwansyah menegaskan, akan memutus kontrak.

Halaman
123
Penulis: Eka Yulianti Fajlin
Editor: muh radlis
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved