Pemkab Karanganyar Beri Bantuan Alat Kebencanaan ke 27 Organisasi Relawan
Pemkab Karanganyar melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Karanganyar memberikan bantuan alat kebencanaan kepada 27 organisasi relawan
Penulis: Agus Iswadi | Editor: muh radlis
TRIBUNJATENG.COM, KARANGANYAR - Pemkab Karanganyar melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Karanganyar memberikan bantuan alat kebencanaan kepada 27 organisasi relawan yang tersebar di wilayah Karanganyar.
Mereka mendapatkan satu paket bantuan yang berisi Handy talky (HT), helm safety, sepatu boot dan senter.
Penyerahan bantuan itu dilangsungkan bertepatan dengan penyerahan bantuan sosial kepada warga terdampak bencana yang bertempat di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar, Kamis (28/11/2019).
Kepala Pelaksana Harian (Kalakhar) BPBD Karanganyar, Bambang Djatmiko mengatakan, bantuan peralatan kebencanaan diberikan kepada 27 organisasi relawan yang ada di Karanganyar.
"Satu paket berisi HT, helm safety, sepatu boot dan senter.
Masing-masing mendapatkan satu paket, isinya sama tapi jumlahnya berbeda," katanya kepada Tribunjateng.com, Kamis (28/11/2019).
• Industri Kaca Film Ikut Terdongkrak Berkat Kenaikan Penjualan Mobil di Akhir Tahun
• HUT ke 4, Seluruh Karyawan Allstay Hotel Semarang Kompak Pakai Seragam Olahraga
• 10 Ribu Pohon Ditanam PLN UID Jateng DIY dan Kodam IV Diponegoro
• Ditinggal Temui Tamu, Dapur Rumah Solikhun Hangus Terbakar
Ia berharap alat tersebut dapat membantu relawan saat penanganan bencana, mengingat selama ini mereka menjadi mitra pemerintah dalam penanganan bencana.
Memasuki musim penghujan, pihak BPBD Karanganyar sudah melakukan rapat koordinasi dengan para relawan, kaitannya menginformasikan untuk membuka posko 24 jam.
Lanjutnya, kawasan lereng Gunung Lawu seperti, Jatiyoso, Jenawi, Ngargoyoso dan Tawangmangu menjadi titik rawan bencana longsor saat musim penghujan.
"Posko bencana tanah longsor dan banjir sudah dipersiapkan, titiknya di Matesih, Tawangmangu, Ngargoyoso dan Kebakkramat.
Selain itu para relawan juga bisa mendirikan posko sendiri secara mandiri," ungkapnya.
Ketua Relawan Kebakkramat, Agus Syamsudin menyampaikan, selama ini pihaknya memang tidak ada alokasi dana untuk pengadaan peralatan penanganan kebencanaan.
Sebenarnya peralatan sudah ada namun jumlahnya sedikit dan belum maksimal.
"Kebetulan ada bantuan fasilitas dari BPBD dan kami mengajukan.
Dengan ini teman-teman merasa terbantu untuk penanganan bencana seperti pohon tumbang, kebakaran, angin kencang," ujarnya.
Selanjutnya, Bupati Karanganyar, Juliyatmono mengungkapkan, bantuan peralatan ini sebagai bentuk keperpihakan kepada relawan yang selama ini menjadi mitra pemerintah.
Alat itu bisa mendukung relawan saat melakukan penanganan.
"Sehingga mereka siap dengan pengamanan diri sebelum dan saat menyelamatkan korban," pungkasnya. (Ais)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/penyerahan-alat-bantuan-kebencanaan.jpg)