Rabu, 3 Juni 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Bawaslu Sosialisasikan Pilwakot Semarang 2020 Lewat Gelar Budaya

Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Semarang akan menggelar sosialisasi Pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota (Pilwakot) Semarang 2020 bertajuk

Tayang:
Penulis: Eka Yulianti Fajlin | Editor: muh radlis
TRIBUN JATENG/EKA YULIANTI FAJLIN
Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Semarang, Muhammad Amin 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Semarang akan menggelar sosialisasi Pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota (Pilwakot) Semarang 2020 bertajuk Gelar Budaya di Taman Indonesia Kaya, Minggu (1/12/2019) besok.

Ketua Bawaslu Kota Semarang, Muhammad Amin mengatakan, Gelar Budaya ini sekaligus menjadi kegiatan puncak dari serangkaian sosialisasi partisipatif kepada kelompok sasaran yang sudah dilaksanakan sebelumnya.

Kegiatan Bawaslu kota Semarang telah berlangsung cukup lama, dimulai dengan pembentukan Kelurahan Pengawasan di Kandri, Mangkang Wetan, dan Tandang, serta pembentukan Kelurahan Anti Politik Uang di Plamongan Sari, Sumurboto, dan Gayamsari, kemudian akan dilakukan pula sosialisasi lewat Gelar Budaya.

"Kami akan mengundang Bawaslu Jateng, seluruh Forkopimda di wilayah Kota Semarang, serta seluruh masyarakat," ucap Amin, saat press konference, kemarin.

Pembalap Ducati Ini Sebut Jorge Lorenzo Sudah Kaya dan Layak Pensiun

Bawaslu Kabupaten Tegal Buat Buku, Dokumentasikan Pemilu Serentak Pertama

Mirisnya Kehidupan Febriyanti, Putus Sekolah karena Ibu Buta hingga 2 Kakak Pergi Tanpa Kabar

Penjaga Disekap dan Diikat, Perampok Bawa Kabur Rp 466,766 Juta di Brankas BRI Unit Negla Brebes

Acara itu akan dimeriahkan aksi band lokal Semarang, kelompok gamelan Semarang, serta penampilan dari perwakilan kelurahan pengawasan dan kelurahan anti politik uang.

Dikatakan, kegiatan Gelar Budaya bertujuan untuk mengajak masyarakat berpartisipasi dan peduli akan pentingnya pelibatan semua elemen masyarakat dalam pengawasan kepala daerah.

"Kami mengajak masyarakat berani bersikap serta menolak segala bentuk politik uang juga berani melaporkannya pada Bawaslu.

Sebab politik uang menjadi virus yang menciderai nilai-nilai demokrasi yang sedang dibangun bersama melalui pilkada langsung," tuturnya.

Ia berharap, partisipasi masyarakat untuk ikut mengawasi proses Pilkada 2020 mendatang.

"Mari kita ikut mengawasi agar tidak ada pelanggaran dan Pilwakot Semarang berjalan sesuai aturan dan dapat berlangsung demokratis sesuai pilihan masyarakat," ajaknya. (eyf)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved