Jumat, 15 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Bupati Pekalongan Kembali Soroti Kinerja Satpol PP, Mereka Diminta Tandatangani Pakta Integritas

Bupati Pekalongan Asip Kholbihi memberikan pembinaan kepada seluruh anggota Satpol PP dan Damkar, Senin (2/12/2019).

Tayang:
Penulis: Indra Dwi Purnomo | Editor: deni setiawan

TRIBUNJATENG.COM, KAJEN - Bupati Pekalongan Asip Kholbihi memberikan pembinaan kepada seluruh anggota Satpol PP dan Damkar, Senin (2/12/2019).

Hal ini dilakukan agar kinerja Satpol PP dan Damkar Kabupaten Pekalongan semakin baik.

Itu pula dimaksudkan agar mereka bisa profesional, berdedikasi, humanis, dan berakhlakqul karimah.

Bupati Pekalongan Asip Kholbohi mengatakan, pihaknya mengumpulkan seluruh anggota Satpol PP untuk menandatangani pakta integritas.

"Ini kan terjadi pergantian Kepala Satpol, dari Edy kepada Risnoto."

"Jadi, kami kumpulkan semua untuk menandatangani pakta integritas terkait tidak boleh pungli, tidak boleh melanggar peraturan perundangan," kata Bupati Asip kepada Tribunjateng.com, Senin (2/12/2019).

Menurutnya, tugas Satpol PP adalah menegakkan peraturan daerah, peraturan Bupati, menyelenggarakan ketertiban umum, serta menjaga ketentraman masyarakat.

"Ini adalah tupoksi Satpol PP yang harus dipedomani, sehingga semua harus bersih."

"Memang, harus diakui apabila masih ada oknum yang tidak on the track atau masih menyimpang dari tupoksinya," ungkapnya.

Asip mengungkapkan hal itu adalah tugas kepala Satpol PP yang baru untuk membenahi.

Pertama, dengan cara memberikan pembinaan secara persuasif.

Namun, jika tidak berhasil akan dilakukan tindakan tegas dengan cara dipecat.

"Untuk peredaran miras yang disinyalir makin menjadi-jadi."

"Ini menjadi konsen bersama untuk ditertibkan."

"Karena, ada oknum membackingi penjual miras dan kongkalikong sama penjual miras."

"Tapi ini masih praduga tak bersalah. Ini juga akan kami tertibkan."

"Kami masih dalami keterlibatannya sejauhmana," jelasnya.

Tidak hanya itu, termasuk usaha karaoke yang menyediakan PL (pemandu lagu) dan usaha jeans wash yang tidak berizin juga akan ditindak lanjuti.

"Pasar modern yang tidak memiliki izin maka harus ditutup," ungkapnya.

Sementara itu Kepala Satpol PP Risnoto menambahkan, pesan yang diungkapkan Bupati Pekalongan akan ditindaklanjuti.

"Pasca penandatanganan integritas, dalam minggu ini akan melakukan perombakan di internalnya," katanya.

Saat disinggung mengenai berapa oknum yang terlibat kongkalikong dengan pedagang miras, Risnoto mengungkapkan baru ada satu oknum yang terlibat.

"Satu oknum itu berdasarkan hasil keterangan pedagang miras."

"Nantinya kami akan mengundang oknum tersebut."

"Setelah itu oknum akan diberikan sanksi sesuai peraturan yang ada," tambahnya. (Indra Dwi Purnomo)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved