Berita Kajen
Ketua Komisi C Khozin Soroti Progres RSUD Kraton, Target Akhir 2026 Harus Tercapai
Ketua Komisi C DPRD Kabupaten Pekalongan Ahmad Khozin menyoroti, progres pembangunan RSUD Kraton Baru yang kini masuk tahap akhir.
Penulis: Indra Dwi Purnomo | Editor: raka f pujangga
TRIBUNJATENG.COM, KAJEN - Ketua Komisi C DPRD Kabupaten Pekalongan Ahmad Khozin menyoroti, progres pembangunan RSUD Kraton Baru di Kampil, Kecamatan Wiradesa, yang kini memasuki tahap akhir.
Ia menegaskan, proyek strategis tersebut harus rampung sesuai target pada akhir 2026 agar relokasi rumah sakit dapat segera dilakukan tanpa hambatan.
Penegasan itu disampaikan Khozin saat melakukan kunjungan kerja bersama jajaran Komisi C DPRD Kabupaten Pekalongan untuk memantau langsung perkembangan pembangunan RSUD Kraton Baru, Rabu (13/5/2026).
Baca juga: RSUD Kraton Boyongan Akhir Desember 2026, Pindah ke Wiradesa Pekalongan
Menurut Khozin, pengawasan langsung dari DPRD diperlukan untuk memastikan proyek yang sebelumnya sempat mengalami keterlambatan itu kembali berjalan sesuai jadwal yang telah ditetapkan.
"Ini pemantauan progres pembangunan Rumah Sakit Kraton. Karena sebelumnya, ada kendala yang menyebabkan mundur, maka kami mendorong agar pelaksanaannya kembali sesuai dengan timeline. Targetnya akhir tahun harus selesai," ujar Khozin kepada Tribunjateng.com.
Saat ini, kata dia, proyek masih berada dalam tahapan proses lelang untuk menentukan rekanan pelaksana pembangunan tahap tiga.
Setelah pemenang lelang ditetapkan, DPRD akan kembali melakukan pemantauan guna memastikan pekerjaan berjalan maksimal.
Sekarang masih proses lelang. Nanti setelah ada pemenangnya, kami akan pantau lagi bersama rekanan agar pengerjaannya bisa ekstra dan selesai sebelum masa kontrak berakhir," katanya.
Khozin menegaskan, percepatan pembangunan RSUD Kraton Baru menjadi perhatian serius, karena keberadaan rumah sakit tersebut sangat penting untuk menunjang pelayanan kesehatan masyarakat Kabupaten Pekalongan.
"Rekomendasinya jelas, pembangunan harus segera diselesaikan. Apa pun itu, tujuan utamanya untuk pelayanan masyarakat dan demi Kabupaten Pekalongan," tegasnya.
Sementara itu, Direktur RSUD Kraton Henny Rosita menyampaikan apresiasinya atas perhatian dan pengawasan yang diberikan DPRD terhadap pembangunan rumah sakit tersebut.
Menurutnya, dukungan itu menjadi motivasi agar proses pembangunan tahap akhir berjalan sesuai rencana.
"Dengan adanya kunjungan dari Komisi C ini, ada pantauan dan pengawasan yang sangat melekat sehingga proses pembangunan RSUD di Kampil, khususnya tahap tiga, bisa berjalan sesuai target," ujar Henny.
Ia menjelaskan, proses lelang diperkirakan membutuhkan waktu sekitar satu hingga dua bulan sebelum pekerjaan fisik dapat dimulai.
Baca juga: Optimalkan PONEK, RSUD Kraton Pekalongan Tingkatkan Layanan Kegawatdaruratan Ibu dan Bayi
Di sisi lain, pihak RSUD juga berpacu dengan tenggat izin relokasi dari pihak kesusteran yang berlaku hingga 15 Desember 2026.
"Meski dihadapkan pada waktu yang cukup ketat, manajemen RSUD Kraton tetap optimistis pembangunan dapat diselesaikan tepat waktu."
"Sehingga, perpindahan layanan ke gedung baru bisa segera terlaksana dan masyarakat memperoleh fasilitas kesehatan yang lebih representatif," tambahnya. (Dro)
| Nelayan Pekalongan Terancam Stop Melaut: Solar Subsidi Langka, Nonsubsidi Tembus Rp30 Ribu per Liter |
|
|---|
| Investasi Melonjak 601 Persen, Kabupaten Pekalongan Raih Penghargaan Tertinggi |
|
|---|
| Buntut 2 Kecelakaan Beruntun, Seluruh Driver SPPG Pekalongan Bakal Digembleng Polisi |
|
|---|
| Viral Video Kepala Sekolah di Pekalongan Diduga Karaoke Saat Jam Kerja |
|
|---|
| Sukirman Dorong UMKM Center Kedungwuni Jadi Destinasi Wisata Kuliner Baru |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/20260513_Ketua-Komisi-C-Ahmad-Khozin-soal-RSUD-Kraton_1.jpg)