Bersama Warga dan Pelajar, Puluhan Tentara di Demak Bersihkan Sungai Kalituntang
Puluhan anggota Kodim 0716/Demak bersama berbagai elemen masyarakat bersihkan Kalituntang yang melintas di Kelurahan Kalicilik, Kecamatan Demak Kota
Penulis: Moch Saifudin | Editor: muh radlis
TRIBUNJATENG, DEMAK - Puluhan anggota Kodim 0716/Demak bersama berbagai elemen masyarakat bersihkan Kalituntang yang melintas di Kelurahan Kalicilik, Kecamatan Demak Kota, Kabupaten Demak, Jumat (13/12/2019).
Komandan Kodim 0716/Demak, Letkol Arh Mohamad Ufiz mengatakan, pihaknya bersama berbagai elemen masyarakat melakukan karya bakti bersih sungai sebagai satu upaya mencegah terjadinya banjir.
"Selain itu juga mendorong pembangunan pemerintah dan menjaga kelestarian sungai," jelasnya di lokasi bersih sungai.
Ia menambahkan, upaya bersih sungai tersebut juga bertepatan menyambut Hari Juang Kartika TNI Angkatan Darat yang terpusat di Kodam IV, Selasa (17/12/2019).
Sementara pelajar SMKN 2 Demak, Edi Saputra yang ikut membersihkan sungai bersama puluhan temannya yang lain, lantaran merasa prihatin melihat kondisinya.
• Hujan Deras dan Angin Kencang Rusak 2 Sekolah dan 4 Rumah Warga di Pagerbarang Tegal
• Jelang Natal dan Tahun Baru, Polisi di Purbalingga Sita Puluhan Botol Miras
• Begini Cara Pegawa Direktorat Jenderal Pajak Jateng 1 Peringati Hari Anti Korupsi
• Kecelakaan Truk Pengangkut Wafer Tabrak 4 Kendaraan di Ungaran, Polisi Duga karena Rem Blong
"Saya berharap tidak ada yang membuang sampah di sungai, kalau bisa juga dibersihkan, karena bisa menyebabkan banjir, mengingat sumber mata air berada di Kalituntang," jelasnya.
Senada juga disampaikan warga Kelurahan Kalicilik, RT 3 RW 3, Kecamatan Demak Kota, Kabupaten Demak, Supriyanto (62), ia berharap sungai Kalituntang yang berada di wilayahnya bisa bersih dan indah.
Lanjutnya, ia menjelaskan warga RT 3 RW 3 Kelurahan Kalicilik kerapkali melakukan kerja bakti, namun ia mengeluh selalu kotor kembali karena adanya kiriman sampah dari atas.
"Selama 2019 ini dari Dinas Lingkungan Hidup ada dua kali kerjabakti, namun warung-warung di pinggiran sungai itu yang kerapkali merugikan sungai," jelasnya.
Ia menambahkan warung di sekitaran sungai atau bangunan liar hanya mengambil manfaat dari penjualan namun tidak bisa memanfaatkan sampahnya, sehingga merugikan sungai.
Lanjutnya, pemilik warung di sekitaran sungai tersebut bukan asli warga sekitar.
"Warga sini berharap kalau sungai dan lingkungannya bisa bersih dan indah," jelasnya.
Sementara ia menilai pihak pemerintah saat ini sudah membaik dari sebelumnya, lantaran sudah membuat talut di sekitar sungai.
"Kami berharap bagaimana caranya bangunan liar tersebut tidak ada, supaya sungai di sini menjadi bersih dan indah," jelasnya. (ivo)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/kodim-0716demak-bersama-berbagai-elemen-masyarakat-bersihkan-kalituntang.jpg)