Hujan Deras dan Angin Kencang Rusak 2 Sekolah dan 4 Rumah Warga di Pagerbarang Tegal
Hujan deras disertai angin puting beliung yang menimpa wilayah Kecematan Pagerbarang, Kabupaten Tegal, pada Rabu (11/12/2019) lalu ternyata merusak
Penulis: Akhtur Gumilang | Editor: muh radlis
TRIBUNJATENG.COM, SLAWI - Hujan deras disertai angin puting beliung yang menimpa wilayah Kecematan Pagerbarang, Kabupaten Tegal, pada Rabu (11/12/2019) lalu ternyata merusak dua (2) sekolah.
Hal itu diungkapkan Kapolsek Pagerbarang, Iptu Sudiyono dalam hasil assesment yang dilakukan pihaknya bersama sejumlah lintas sektoral, Jumat (13/12/2019) ini.
Sudiyono menuturkan, adapun dua sekolah yang mengalami rusak parah akibat dihantam hujan badai adalah SMAN 1 Pagerbarang dan SDN 1 Pagerbarang.
Selain itu, tambah dia, empat (4) rumah warga beserta satu (1) warung mie ayam pun ikut mengalami kerusakan pada bagian atap.
"Angin yang disertai hujan pada lusa hari lalu memang sangat deras. Sejauh ini, langkah kita baru mengevakuasi pohon dan puing-puing reruntuhan akibat hujan deras.
Namun, tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini," kata Kapolsek kepada Tribunjateng.com, Jumat (13/12/2019).
• Jelang Natal dan Tahun Baru, Polisi di Purbalingga Sita Puluhan Botol Miras
• Begini Cara Pegawa Direktorat Jenderal Pajak Jateng 1 Peringati Hari Anti Korupsi
• Kecelakaan Truk Pengangkut Wafer Tabrak 4 Kendaraan di Ungaran, Polisi Duga karena Rem Blong
Dia menjelaskan, untuk kerusakan di SDN 1 Pagerbarang terdapat pada bagian atap bangunan ruang kelas 1 dan 2.
Menurut dia, dua atap di ruang tersebut terhempas dan lepas dari bangunan oleh derasnya hujan angin.
"Sebagian atap ruang kelas menjadi rusak sehingga perlu segera diperbaiki.
Kalau bicara bisa ditempati atau tidak, ruang kelas tersebut masih bisa dipakai.
Tapi, alangkah baiknya jangan ditempati karena membahayakan anak didik," sambung dia.
Kemudian, Sudiyono menuturkan, untuk kerusakan di SMAN 1 Pagerbarang terdapat pada bagian genteng perpustakaan.
Genteng tersebut rusak berat karena tertimpa tiga pohon yang tumbang.
Kemudian, genteng ruang guru dan plafon musholah yang lepas terbawa angin.
Tidak hanya itu, sebanyak 10 lcd proyektor yang terpasang di sejumlah kelas pun rusak terkena air.
"Anginnya kan kencang, jadi air hujan itu masuk ke ruang-ruang kelas lewat jendela dan ventilasi.
Kini, reruntuhan sudah dibersihkan.
Tinggal menunggu upaya perbaikan," jelasnya. (Tribunjateng/gum).
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/relawan-mengevakuasi-pohon-tumbang-di-pagerbarang.jpg)