Sabtu, 2 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

11 Kelurahan di Tegal Tidak Kumuh Lagi, Ini Pesan Wali Kota Dedy Yon

Pemerintah Kota Tegal berhasil menuntaskan 11 kelurahan dalam program kawasan kota kumuh atau Kotaku.

Tayang:
Penulis: Fajar Bahruddin Achmad | Editor: muh radlis

TRIBUNJATENG.COM, TEGAL - Pemerintah Kota Tegal berhasil menuntaskan 11 kelurahan dalam program kawasan kota kumuh atau Kotaku.

Kelurahan yang sebelumnya terkesan kumuh, melaui program kotaku kini tampak bersih dan indah.

Dalam kesempatan itu, Wali Kota Tegal Dedy Yon Supriyono secara langsung meresmikan 11 kelurahan tanpa kumuh di Kelurahan Mintaragen, Selasa (17/12/2019).

Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim) Kota Tegal, Eko Setyawan mengatakan, sebelumnya ada 11 kelurahan di Kota Tegal yang dikategorikan kumuh.

Kini Kota Tegal sudah tidak ada kawasan kumuh lagi.

Eko mengatakan, 11 kelurahan tersebut yaitu Kelurahan Panggung, Muarareja, Kejambon, Mangkukusuman, Kemandungan, Kraton, Tegalsari, Muarareja, Pesurunganlor, Debonglor, dan Pesurungankidul.

Maraknya Online Travel Agent di Jateng, Heru : Efeknya Lebih Dirasakan Hotel Bintang 1-3

Bawaslu Jateng Waspadai Hoax di Pilkada 2020, Rofiudin : Bisa Jadi Ada Pola Baru

Tak Perlu Khawatir, BI Tegal Siapkan Layanan Top Up Kartu Tol di wilayah Eks Karesidenan Pekalongan

Diimingi Investasi Benda Antik, Korban Penipuan Umroh di Banyumas Dijanjikan Keuntungan Berlipat

"Total ada 11 kelurahan. Empat kelurahan sudah diresmikan lebih dulu.

Tadi tujuh kelurahan yang diresmikan," katanya.

Eko mengatakan, tiap kelurahan mendapat bantuan dana yang berbeda.

Namun secara kesuluruhan 11 kelurahan menghabiskan dana Rp 21,35 miliar.

Eko menilai, tidak mustahil di Kota Tegal ke depan akan muncul kawasan kelurahan kumuh lagi.

Hal itu bisa terjadi, ketika tidak ada pemeliharaan dan perawatan.

"Pada 2020 kita berjuang untuk mem-perda-kan penegahan kawasan kumuh.

Jadi kawasan kumuh tifak hanya diatasi tapi perlu dicegah," ungkapnya.

Sementara Wali Kota Dedy Yon berharap, warga setempat bisa menjaga dan merawat fasilitas publik yang bersumber dari program kotaku.

Menurutnya, 11 kelurahan yang diresmikan sudah tidak menjadi kawasan kumuh lagi.

Terlebih ada ruang publik bagi masyarakat dan anak- anak untuk bermain.

"Harapannya, ini bukan di awal saja.

Warga harus cinta kebersihan dengan ikut menjaganya.

Sehingga ini.

Bisa dilestarikan untuk masa yang akan datang," ungkapnya. (fba)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved