Sepulang dari Sawah, Sugito Dapati Rumahnya Hancur Diterjang Angin Puting Beliung
Angin puting beliung rusak puluhan rumah, sekolah dan tower seluler di Desa Mijen Kecamatan Kebonagung Kabupaten Demak.
Penulis: Moch Saifudin | Editor: muh radlis
TRIBUNJATENG.COM, DEMAK - Angin puting beliung rusak puluhan rumah, sekolah dan tower seluler di Desa Mijen Kecamatan Kebonagung Kabupaten Demak.
Satu di antaranya rumah warga RT 3 RW 3, Sugito (55), rumahnya yang berukuran 8x15 meter tersebut 80% atapnya turun akibat angin puting beliung, Rabu (18/12/2019) Sore.
"Saya masih di sawah saat kejadian, sesampainya di rumah sudah kocar kacir," jelasnya.
Ia memperkirakan rumah yang ia huni bersama enam anggota keluarganya yang lain tersebut mengalami kerugian sekira Rp 3 juta.
Senada juga menimpa rumah warga RT 3 RW 3 Desa Mijen lain, yaitu Ahmad Zaenuri (55).
• Tangkal Intoleransi, Wahid Foundation Ajak Pelajar Wisata Lintas Agama di Semarang
• 32 ribu Anggota Polri dan TNI Amankan 2.800 Gereja di Jateng, 138 di Antaranya Prioritas
• November hingga Desember 2019 Polres Pekalongan Sita 1.184 Botol Miras, Dimusnahkan Jelang Nataru
• 255 Anggota Polres Batang Disiapkan Amankan Perayaan Natal dan Tahun Baru
"Hujan tidak begitu deras namun saat angin datang langsung merobohkan rumah bagian belakang," jelasnya yang rumahnya tak jauh dari rumah Sugito.
Ia menjelaskan, rumah tersebut merupakan rumah yang ia kasihkan ke anaknya, yang ia tinggal di sampingnya persis saat ini.
Ia menambahkan, saat hujan sekira pukul 17.00 WIB, ia bersama anggota keluarganya yang lain keluar menuju halaman.
"Anak saya belum pulang saat itu, beruntungnya tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut," jelasnya.
Sementara Kepala Desa Mijen, Sutrisno mengatakan, pihaknya masih melakukan pendataan terkait dampak angin puting beliung tersebut, namun dari hasil sementara sejumlah 33 rumah, sekolah, tower, cucian motor, hingga warung terdampak.
Ia menmabahkan, tiga rumah mengalami kerusakan berat, dan atap sekolah terbang.
"Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut," jelasnya.
Ia berharap, dengan kejadian tersebut dinas terkait turut membantu atas dampak terjadinya musibah tersebut.
Ia memperkirakan akibat kerusakan tersebut Desa Mijen mengalami kerugian puluhan juta rupiah.
"BPBD Demak belum ke sini," jelasnya.
Ia menambahkan, pemerintah desa sudah melakukan rapat koordinasi dan berencana untuk memberikan bantuan stimulan terhadap korban angin puting beliung yang kurang mampu, yaitu membantu dalam merehabilitasi rumah korban.
Atas kejadian tersebut, nampak juga anggota Kodim 0716/Demak ikut serta membantu membersihkan atap rumah dan puing bangunan yang runtuh. (ivo)