Kepala DPKP Brebes Ungkap Banyak Petani Keluhkan Peredaran Pestisida Palsu
Polres Brebes berhasil membongkar jaringan produsen pestisida palsu di RT 2 RW 3, Desa Dukuhturi, Kecamatan Ketanggungan, Brebes, Kamis (2/1/2020).
Penulis: m zaenal arifin | Editor: Daniel Ari Purnomo
TRIBUNJATENG.COM, BREBES - Polres Brebes berhasil membongkar jaringan produsen pestisida palsu di RT 2 RW 3, Desa Dukuhturi, Kecamatan Ketanggungan, Brebes, Kamis (2/1/2020).
Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Brebes, Yulia Hendrawati mengapresiasi keberhasilan polisi.
Dia berujar banyak petani mengeluhkan pestisida palsu itu.
"Ini keberhasilan yang luar biasa dari Polres Brebes.
Karena selama ini banyak petani yang mengeluh hasil tanaman bawang merahnya kurang baik akibat penggunaan pestisida palsu," katanya, di lokasi penggrebekan.
• Gudang Rosok yang Digrebek Polres Brebes Sudah 7 Tahun Edarkan Botol Pestisida Palsu
Dikatakannya, jaringan pembuatan pestisida palsu yang terbongkar sudah terstruktur.
Pasalnya, di dalam gudang tersebut ada beberapa alat mulai dari pembersih botol, tutup botol, label hingga lainnya.
"Saya lihat sangat rapih ya.
Soalnya, mulai dari alat pembersih botol dan lainnya ada di dalam gudang," ujarnya.
• Ada Gumpalan Buih Berbau di Kali Tenggang Semarang, Ganjar: Pasti Ada Perusahaan Buang Limbah
Atas penggerebegan tersebut, dirinya meminta kepada para petani untuk lebih waspada.
Dia meminta para petani untuk membeli pestisida di toko pestisida resmi, jangan beli yang keliling.
"Kita juga sudah mensosialisasikan ke masyarakat terkait pembelian pestiaida.
Kita ingatkan para petani agar beli obat pertanian di kios resmi jangan yang dijual lapangan," imbaunya. (Nal)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/pestisida-palsu-brebes.jpg)