Mashuri Menduga Anaknya Dibacok Lebih dari 3 Kali di Tlogomulyo Pedurungan
Meski polisi belum menangkap pelaku sebelumnya di Jalan Arteri Soekarno Hatta, aksi pembacokan di Kota Semarang kembali terjadi.
Mereka semua memakai jaket berwarna hitam.
"Saya menduga anak saya disabet lebih dari tiga kali.
Buktinya di jaket anak saya terdapat tiga lubang bekas sabetan," tuturnya.
Masih dikatakan Mashuri, korban tidak mengenali pelaku.
Korban juga mengaku selama ini tidak memiliki musuh.
Begitupun dengan teman korban.
"Sepeda motor milik teman anak saya juga aman tidak dirampas.
Mungkin itu bukan begal cuma kenakalan remaja yang mencari gara-gara," paparnya.
Sementara warga Jalan Tlogomulyo, Akhmadi (38) mengaku tidak mengetahui persis kejadian pembacokan.
Malam itu, dia hanya di rumah karena hujan.
Kondisi jalan tersebut di malam itu memang sepi.
Kendati jalan itu termasuk jalan perkampungan.
"Saya dengar ada pembacokan, meski korban bukan warga sini.
Tetapi saya kenal bapak korban," terangnya. (iwn)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/pakaian-milik-korban-azm-15-sebuah-kaos-warna-putih-yang-terdapat-noda-darah.jpg)